Pengangkatan Tenaga Honorer Bengkayang Sarat Masalah


Straight : KRISANTUS VAN SEBOL

[BENGKAYANG] – Pengangkatan Tenaga Honorer dilingkungan Pemda Bengkayang dinilai sarat dengan masalah. Kriteria kelulusan tenaga honorer untuk masuk dalam Kategori I sebagian tidak mengacu pada PP Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Pengangkatan Tenaga Honor. Pihak BKD Bengkayang juga dinilai tidak transparan dalam proses pemberkasan administrasi 205 Honorer yang ada didaerah ini.

“Lebih parah, ada tenaga honorer yang sudah mengabdikan dirinya sejak tahun 2001 yang lalu, tetapi selama dua kali pengangkatan tidak juga diperhatikan. Sementara ada tenaga honorer yang tidak pernah bekerja, menjadi pegawai Bank, Fasilitator pada Program PNPM Mandiri, tetapi dinyatakan lulus,” beber Ketua Forum Honorer Kabupaten Bengkayang, Herman, Selasa (10/4) menyikapi data pengumuman yang dipublikasikan oleh BKN Pusat.