Tagihan Listrik Membengkak, Pelanggan Mengeluh


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – RRI Pontianak

PLN Bengkayang

Kantor PLN Ranting Bengkayang, Jalan Sanggau Ledo

PELAYANAN PLN Ranting Bengkayang Cabang Singkawang terkait biaya pemakaian listrik Rumah Tangga kembali mengundang keluhan masyarakat. Hal ini terkait terjadinya pembengkakan pembayaran yang tak biasanya pada periode Februari dimana pembayaran tarif melonjak lebih dari 100 persen. Keluhan ini tak hanya disampaikan oleh warga yang berdomisili di wilayah kecamatan Bengkayang, yang mana aliran listriknya tidak sering padam, keluhan juga disampaikan oleh warga di Kecamatan Lumar yang kerap mengalami pemadaman listrik, sebut saja Yordanus.

Seperti yang disampaikannya kepada Kontributor RRI siang ini, Ia mengaku takut untuk melakukan pembayaran listrik untuk saat ini karena kuatir uang yang dimiliki tidak cukup. Ini tak terlepas dari keluhan yang disampaikan beberapa warga termasuk Kepala Desa Tiga Berkat yang biasanya hanya membayar 80 hingga 100 ribu namun melonjak hingga 500 ribu. Kondisi ini dianggap cukup memberatkan ditambah lagi Ia sendiri tidak mengetahui alasan terkait lonjakan tersebut. Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Ferianus Zebua, salah seorang pelanggan PLN Ranting Bengkayang yang berdomisili di Kecamatan Bengkayang baru-baru ini. Continue reading

Masyarakat Beri Deadline PT. Darmex Agro


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT/RRI Pontianak

Desa Kinande

Kepala Desa Kinande, Philipus (kanan) dan Manejer PT. Darmex Agro, D.R Tarigan (kiri)

TAHUN 2006 yang lalu, PT. Darmex Agro memulai kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang terkait akan dibukanya usaha perkebunan sawit didaerah tersebut. Dalam sosialisasinya, perusahaan telah membuat kesepakatan dengan masyarakat bahwa dalam pelaksanaannya nanti, perusahaan akan menyerahkan lahan plasma kepada mereka sebagai imbas dari dimanfaatkannya lahan milik warga oleh perusahaan dengan catatan lahan tidak dijual kepada perusahaan. Waktu berjalan, setahun kemudian (2007), perusahaan mulai membuka lahan dan melakukan penanaman sawit diwilayah desa. Beberapa waktu setelah lahan dibuka dan ditanami sawit, masyarakat mulai menuntut pihak perusahaan mengenai lahan plasma yang akan dibagikan kepada masyarakat, perusahaan mulai menampakkan tabiat buruk. Mereka berjanji akan menyerahkan lahan plasma kepada masyarakat bila nanti tanaman sawit telah memasuki masa panen.

Terhitung hingga tahun 2011, Continue reading

Jelang Pilgub, KPU Bengkayang Rekrut Anggota PPK


Oleh : Krisantus Van Sebol

Bengkayang – RRI Pontianak

Pilkada Bengkayang

Pemilu Presiden di Kecamatan Lumar

Tahun ini, masyarakat Kalimantan Barat akan kembali menyelenggarakan pesta demokrasi akbar terkait akan berakhirnya masa kepemimpinan Gubernur, Cornelis periode 2008-2013. Berdasarkan Surat Keputusan KPU Propinsi Kalbar Nomor : 05/KPTS/KPU-Prov-019/2012 Tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, ditetapkan bila masa pemilihan atau pemungutan suara jatuh pada hari Kamis, 20 September mendatang. Mengingat semakin dekatnya waktu penyelenggaraan Pemilu tersebut, KPU akan segera merekrut anggota PPK dan PPS ditiap kecamatan terhitung 24 Februari hingga 24 Maret. Ketua KPU Bengkayang, Eddy A.,SH yang ditemui siang ini dikantornya mengatakan untuk mempermudah proses perekrutan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah setempat.

“Tahapan tersebut sudah dijadwal. Dalam program itu akan bekerjasama dengan pemda terkait proses pengumuman, pendaftaran anggota PPK oleh pihak kecamatan, oleh karena itu KPU akan meminta bantuan dari Bupati agar dapat menempatkan pegawai di Kecamatan dalam perekrutan tersebut, yang mana hal ini juga pernah dilakukan pada Pilkada Bupati 2010 yang lalu,” kata Eddy.

Setelah terbentuk, para anggota PPK dan PPS ini memiliki tugas untuk melakukan pemutakhiran data pemilih ditingkat Desa dan Kecamatan serta menyelenggarakan Pemilu ditingkat yang sama. Sesuai dengan jadwal yang ada, Eddy Pembentukan PPK dan PPS ini menurut Eddy, akhir Mei mendatang pemutakhiran data pemilih oleh PPS dengan dibantu PPDP akan segera dimulai.

Pemda Bengkayang Dukung Program USAID


Laporan : Krisantus

RRI Pontianak, Bengkayang

PEMDA Bengkayang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendukung sepenuhnya dengan kehadiran program KINERJA USAID didaerah ini dengan harapan kedepan dapat meningkatkan mutu dan kualitas dunia pendidikan bagi masyarakat Bengkayang.

Perlu diinformasikan bahwa kabupaten Bengkayang merupakan salah satu dari lima kabupaten di Kalbar, disamping Kabupaten Sambas, Sekadau, Melawi dan Kota Singkawang yang bekerjasama dengan USAID sejak tahun 2011 yang lalu. Dimana pada tahun pertama ini, program kerja yang dijalankan difokuskan pada bidang pendidikan dan kesehatan.
Dari data yang diperoleh, untuk tahap pertama ini, program kerja dari lembaga ini mencakup 20 sekolah dari empat kecamatan, dengan rincian 16 SD Negeri dan 4 SMP Negeri.

Pemahaman terhadap Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan salah satu bagian penting dari penerapan program kerja USAID dalam bidang pendidikan di Kabupaten Bengkayang. Hal ini dianggap penting karena dengan terciptanya Manajemen yang baik disetiap sekolah tentunya juga akan berdampak positif bagi pengembangan sekolah tersebut dan itu diakui oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kabupaten Bengkayang, Godelifus, pada sesi terakhir Lokakarya Standar Pelayanan Minimal Bidang Pendidikan di Aula V Kantor Bupati Bengkayang, Kamis (16/2).

“Program tersebut sangat baik dalam mendukung peningkatan kualitas SDM Bengkayang,” tegasnya.

Guna mendukung kelancaran program tersebut, Godelifus mengatakan pemerintah telah memfasilitasi kegiatan-kegiatan Tim KINERJA, penyiapan sarana dan prasarana, mensinkronkan program kerja mereka dengan pihak guru, komite sekolah. Oleh karena itu, Ia berharap para peserta yang sebagian besar adalah Kepala Sekolah dan Ketua Komite Sekolah hasil lokakarya dapat diterapkan disekolah masing-masing.

Pemda Canangkan Program Bengkayang Tertib, Bersih dan Indah


Laporan : Krisantus Van Sebol

Kontributor RRI Pontianak Kabupaten Bengkayang

DALAM rangka mewujudkan Motto “Tahun 2012 Sebagai Tahun Tertib dan Prestasi,”, Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang akan mencanangkan program “Bengkayang Tertib, Bersih dan Indah”. Demikian disampaikan Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos dalam Rapat Koordinasi Adipura dengan pimpinan SKPD di Aula IV Kantor Bupati Bengkayang kemarin. Pencanangan program tersebut sekaligus memanfaatkan momen Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari ini.

Pencanangan itu menurut Naon perlu dilakukan disamping untuk membangun budaya masyarakat dalam hal pengelolaan sampah, juga sebagai langkah persiapan menyambut HUT Kabupaten Bengkayang yang ke-13 serta mempersiapkan Kota Bengkayang sebagai tuan rumah Hari Kesatuan Gerak PKK ke-40 dan Pertasi Kencana April mendatang sehingga mampu memberikan image yang baik kepada para kontingen.

Terkait persiapan Bengkayang dalam menyambut penyelenggaraan Adipura 2012, Mantan Kepala BKD Bengkayang ini meminta agar sektor terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Lingkungan Hidup dapat berperan dalam mendorong penetapan Perda baik menyangkut sistem pengelolaan sampah maupun restribusi pelayanan kebersihan sesuai UU Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak dan Restribusi Daerah. Selain itu, Ia juga meminta agar semua SKPD dan Elemen terkait agar dapat mendukung program Adipura, bukan semata mengejar penghargaan, namun lebih dari itu semua elemen dapat berperan aktif dalam mencapai kriteria-kriteria yang mesti dipenuhi dalam penilaian.

Pimpin Demokrat, Yosua Janji Gandeng Semua Unsur


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

TERPILIH secara aklamasi sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkayang periode 2012 – 2017, Yosua Sugara, A.Md berjanji akan menggandeng semua unsur partai dalam kepengurusan baru yang akan dibentuk menyusul kepercayaan kader partai ini kepadanya.

Seperti diketahui, Yosua Sugara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Bengkayang periode 2007 – 2012 terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) II Partai Demokrat, Jumat (10/12) di Gedung Pesparawi. Secara keseluruhan, DPC Bengkayang membawahi 17 Pimpinan Anak Cabang (PAC), namun dalam tata cara pemilihan, hanya Ketua PAC yang memiliki hak untuk menentukan pilihan. Selain suara dari PAC, dalam pemilihan itu masih ditambah dengan 1 suara DPC, 1 Suara DPD dan 1 Suara DPP.

Terpilihnya Yosua sebagai Ketua yang baru menggantikan posisi sebelumnya yang dijabat oleh Suryadman Gidot, S.Pd (kini Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar) tentunya akan memberikan tugas dan tanggungjawab yang cukup besar bagi Yosua Sugara dibanding jabatan yang diembannya sebelum ini. Sebagai Ketua, tugas utamanya adalah membesarkan partai baik secara internal maupun eksternal.

“Tugas yang mesti diambil dalam waktu dekat ini yakni membangun komunikasi dan konsilidasi antar pengurus partai untuk memudahkan pembentukan kepengurusan yang baru dan merangkul kader-kader partai agar bersama-sama membangun dan membesarkan partai ini,” terangnya.

“Langkah pertama ialah konsolidasi partai dari tingkat DPC sampai ranting. Dan akan mengikuti garis komando dari pusat dan mengikuti program sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat. Tujuan kita ialah membantu pemerintah untuk membangun bangsa ini dari pusat sampai ke desa,” tambah Yosua.

Mengenai terpilihnya Yosua Sugara sebagai Ketua DPC Partai Demokrat yang baru menggantikan dirinya, Suryadman Gidot secara penuh mendukung pilihan dan kepercayaan yang telah diberikan oleh setiap PAC yang ada. Dimana Ia juga berharap agar pimpinan yang baru kedepan dapat membesarkan partai baik dalam tubuh organisasi itu sendiri maupun keterlibatannya dalam pembangunan.

Tiga Tahun Tak Mengalir, Masyarakat Ancam Tutup Pintu Air


Alan : “Pengajuan Melalui Musrenbang Tak Ditanggapi,”

Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

KESABARAN masyarakat di Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar akhirnya tampaknya sudah mulai hilang. Sempat menikmati sebentar derasnya air PDAM yang mengalir hingga kerumah mereka, 3 tahun sudah air tersebut tak juga mengalir. Masyarakat kemudian mengancam akan menutup jalur dan penampungan air PDAM yang terletak di Dusun Madi. Masyarakat merasa kesal karena selama beberapa tahun terakhir ini mereka telah menyampaikan permasalahan yang dihadapi, tidak hanya kepada pengelola PDAM tetapi juga sudah disampaikan ke pihak pemerintah baik melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) maupun penyampaian secara langsung. Oleh karena itu, rencana penutupan yang dimaksud merupakan cara terakhir yang ingin ditempuh agar kedua pihak segera memperhatikan distribusi air bagi masyarakat setempat.

Untuk diketahui, sumber air PDAM Bengkayang sendiri berasal dari mata air gunung (barisan Gunung Bawang) dimana tempat penampungannya terletak di Dusun Madi, Kecamatan Lumar. Adapun distribusi air sejatinya terdiri dari dua pipa utama yang mengaliri wilayah Desa Tiga Berkat dan pipa induk yang mengaliri air ke Kota Bengkayang. Saat ini air yang didistribusikan ke kota Bengkayang tetap mengalir dengan lancar. Dari informasi yang diperoleh dari Kepala Desa Tiga Berkat, diketahui saat ini jumlah Kepala Keluarga yang ada di desa berjumlah kurang lebih sekitar 600 KK, ini berarti ribuan orang sangat mengharapkan distribusi air yang lancar dari PDAM. Alan, selaku Kepala Desa menyebutkan selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air konsumsi, masyarakat sebatas mengandalkan air tadah hujan maupun air sumur. Sedangkan untuk mandi dan mencuci, masyarakat memanfaatkan air Sungai Ledo yang jaraknya cukup jauh serta air parit terdekat. Continue reading