Jelang Pilgub 2012, KPU Bengkayang Pastikan Daftar Pemilih Meningkat


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

MENJELANG Pemilihan Umum Gubernur (Pilgub) Kalbar yang rencananya digelar September 2012 ini, KPU Bengkayang memperkirakan Daftar Pemilih di Kabupaten Bengkayang meningkat dari jumlah pemilih pada Pemilu terakhir, yakni pada Pilkada 2010 yang lalu. Meningkatnya Daftar Pemilih tersebut disebabkan karena adanya perubahan data kelahiran dimana penduduk yang sebelumnya (Pilkada 2010) belum mencapai batas minimal, namun pada tahun 2012 sudah mencapai batas usia yang ditentukan.

“Perkiraan bisa 10 – 15 persen meningkat dari Pemilu terakhir,” demikian kata Anggota KPU Bengkayang, Ir. Martinus Khiu, Selasa (31/1) di Bengkayang.

Seperti diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2010 yang lalu berjumlah 149 ribu lebih. Ini berarti jika perkiraan tersebut mendekati akan ada sekitar 163 ribu hingga 171 ribu yang akan terdaftar sebagai pemilih pada Pilgub mendatang. Meski demikian, untuk saat ini KPU Bengkayang belum melakukan persiapan terkait pendataan pemilih.

“Masih menunggu koordinasi dari KPU Propinsi,” jelas Martinus Khiu.

Mengenai data awal pemilih, Khiu mengatakan bahwa data yang akan digunakan sebagai petunjuk adalah data terakhir Pemilu di Bengkayang (Pilkada) yang kemudian disinkronisasikan dengan data yang berasal dari Instansi terkait, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dijelaskan juga hingga saat ini KPU Propinsi sebagai pelaksana masih belum menetapkan tahapan-tahapan Pilgub ke KPU Bengkayang.

Anggota Polsek Singkawang Selatan Makan Gaji Buta


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

Warga Kecamatan Teriak

Yohanes, Korban pengeroyokkan.

KINERJA anggota Kepolisian Sektor Singkawang Selatan patut dipertanyakan. Padahal sebagai pengayom masyarakat, mereka dituntut bekerja dengan sepenuh hati dan tidak hanya menerima gaji buta setiap awal bulan. Hal ini buntut dari laporan Yohanes (42), Warga Desa Teriak, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang terkait pengeroyokkan yang menimpa dirinya pada 1 Januari 2012 yang lalu.

“Hingga saat ini kami tak kunjung menerima adanya laporan dari pihak Kepolisian Sektor Singkawang Selatan mengenai perkembangan penyelidikan terhadap kasus pengeroyokkan tersebut,” ungkap Yohanes, Selasa (24/1) dikediamannya.

Kasus pengeroyokkan yang menimpanya itu terjadi ketika Ia bersama keluarganya sedang menikmati liburan di Pasir Panjang Pak Lotai, 1 Januari 2012. Yohanes mengatakan dirinya dituduh telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap salah seorang keluarga pelaku yang pada saat itu sedang mandi dilokasi yang sama. Tak sempat melakukan pembelaan diri, Yohanes langsung Continue reading

Inspektorat Bengkayang Diduga Lupa Awasi Proyek Jalan Trans Mabak


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

Bengkayang – BERKAT

Kecamatan Lumar

Jalan Trans Mabak, Hingga Tahun 2012 Pengerjaannya Belum Selesai Padahal Dikerjakan Pada Tahun 2011

INSPEKTORAT Kabupaten Bengkayang sebagai lembaga yang memiliki tugas dan tanggungjawab salah satunya sebagai lembaga yang mengawasi dan pemeriksaan atas penggunaan dana atau anggaran Negara diduga lupa mengawasi pekerjaan proyek ruas jalan Trans Mabak, Desa Tiga Berkat, Kecamatan Lumar. Sebab dari pantauan dilapangan, pekerjaan yang dilakukan dinilai asal jadi bahkan masih ada sekitar 120 Meter ruas jalan belum jadi atau belum diaspal. Dinilai asal jadi, karena pada beberapa bagian ruas jalan didapati berdiri diatas batu yang tak berkualitas atau sering disebut batu kong. Sementara itu pada bagian sisi jalan dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan penimbunan. Pengerjaan yang dinilai asal jadi ini berakibat pada rendahnya kualitas jalan. Akibatnya, salah seorang warga setempat, yakni Sarkim kepada Wartawan ini mengeluh atas kondisi yang terjadi.

“Saya selaku warga sangat menyayangkan kualitas pengerjaan jalan tersebut, bagaimana tidak, sekitar 200 Meter ruas jalan yang sudah selesai diaspal sebelum Natal, tapi tak sampai 2 minggu, aspal sudah terbongkar,” ungkap Sarkim belum lama ini di Lumar.

Pengerjaan yang sedemikian menurutnya tentu akan sangat merugikan masyarakat setempat karena tak bias dinikmati pada masa yang cukup lama. Bahkan diprediksi kondisi jalan tersebut tidak akan hingga 3 bulan kedepan dan sudah kembali kedalam bentuk semula. Disamping itu juga, pekerjaan seperti yang demikian akan mengakibatkan pemborosan anggaran Negara. Oleh karena itu, Ia meminta agar adanya pengawasan yang maksimal dari pihak terkait.

April – Juli Sudah Mulai Perekaman Data


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

BENGKAYANG – BERKAT

TAHUN 2012 Kabupaten Bengkayang mulai menerapkan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP. Instansi terkait, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bengkayang menyatakan bila pada Januari – Maret ini pihaknya terus mempersiapkan diri agar pada saat pelaksanaan mendatang dapat berjalan lancar.

“Jika tidak ada halangan, April – Juli sudah bisa dilakukan perekaman data penduduk,” demikian ungkap Kadis Dukcapil Kabupaten Bengkayang, Drs. Geradus ketika dihubungi, Senin (9/1) di Bengkayang.

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu hasil survey dan pemasangan jaringan Visat di Kecamatan-Kecamatan oleh pihak konsorsium yang dipercaya oleh pemerintah untuk menangani program E-KTP. Jaringan Visat merupakan alat yang menghubungkan tempat-tempat pelayanan disemua kecamatan dengan server data di Kabupaten, Propinsi dan Pemerintah Pusat.

“Kita berharap penerapan E-KTP di Bengkayang dapat berjalan lancar,” harapnya.

Penggunaan E-KTP sendiri merupakan dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional. Penduduk hanya diperbolehkan memiliki 1 (satu) KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup. Nomor NIK yang ada di e-KTP nantinya akan dijadikan dasar dalam penerbitan Paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Polis Asuransi, Sertifikat atas Hak Tanah dan penerbitan dokumen identitas lainnya (Pasal 13 UU No. 23 Tahun 2006 tentang Adminduk).

Pemda Bengkayang Dinilai Tak Mampu Terapkan PP No.45 Tahun 2007


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

[LUMAR] – Pemda Bengkayang dinilai tak mampu menerapkan PP No. 45 Tahun 2007, sebab dari 120 Desa dan 2 Kelurahan yang tersebar di 17 Kecamatan di Kabupaten Bengkayang, hingga bergulirnya tahun 2012 ini baru 40 Sekretaris Desa (Sekdes) yang berstatus sebagai PNS. Sedangkan sisanya, sebanyak 80 Sekdes belum berstatus sebagai PNS. Hal ini diungkapkan Sekdes Tiga Berkat, Kecamatan Lumar, yakni Untung (44). Padahal dikatakannya, saat ini dirinya telah mengabdi sebagai Sekdes di Desa tersebut selama 11 tahun atau dua kali pergantian Kepala Desa.

Seperti diketahui, pengangkatan para sekdes berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 45 tahun 2007 sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah. Dimana pengangkatan itu sendiri pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi pemerintahan desa kepada masyarakat dan memperkuat koordinasi fungsional vertikal dari pusat sampai desa.

“Terhitung sejak diterbitkannya PP No. 45 Tahun 2007, saya sudah Continue reading