Listrik PLN Baru Dinikmati 43 Persen Penduduk Bengkayang


Oleh : YOPI CAHYONO

EQUATOR-BENGKAYANG

Hingga tahun 2011 ini, baru sekitar 43 persen masyarakat Bengkayang yang menikmati listrik yang berasal dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Bengkayang. Sedangkan sebagian kecil masih mengandalkan listrik yang dihasilkan generator set (Genset). Sementara lebih dari separuh masyarakat belum menikmati listrik, termasuk dua kecamatan, yakni Siding dan Lembah Bawang yang memang belum terjangkau oleh PLN.

Kondisi itu membuat Manager PLN Ranting Bengkayang, Adi Kurniawan memasang target bahwa hingga tahun 2020 mendatang, masyarakat Bengkayang mesti sudah dapat menikmati listrik yang berasal dari PLN.

Berdasarkan laporan yang dipaparkannya, hingga saat ini PLN Bengkayang memiliki 644 pelanggan sosial, 15.613 pelanggan rumah tangga, 143 pelanggan bisnis, 189 pelanggan yang berasal dari instansi pemerintah, BTS (untuk tower alat telekomunikasi, Red) sebanyak 57 pelanggan dan industri hanya satu pelanggan.

Dikatakannya, untuk mencapai target tersebut tentunya mempunyai konsekuensi tertentu. Menurutnya, apabila semua pelanggan PLN yang ada di Kabupaten Bengkayang membayar rekening listrik, setiap bulan maka PLN akan mendapatkan pemasukan sebesar Rp. 1,5 milyar. Pendapatan inilah yang dapat digunakan untuk menunjang pencapaian target tersebut.

“Sementara ini kenyataan yang dialami adalah besarnya tunggakan yang dilakukan oleh pelanggan, yakni mencapai 600 juta rupiah,” keluh Adi ditemui diruang kerjanya, belum lama ini.

Keluar dari pemaparannya, jika pemakaian listrik terbesar saat ini adalah untuk kebutuhan listrik di Kantor Bupati sebesar 0,5 Mega Watt. Adi menjelaskan, untuk kantor Bupati Bengkayang saja sudah memakai 0,5 mega. Sedangkan yang ada saat ini hanya 1,3 mega. Untuk kota Bengkayang saja membutuhkan 1,8 mega, jadi kita mengharapkan suplay listrik dai pelanggan dari Singkawang sebanyak 0,5 mega.

“Secara keseluruhan, baru 43 persen masyarakat Kabupaten Bengkayang yang menikmati listrik dari PLN. Sisanya menggunakan listrik dari genset yang menggunakan BBM jenis bensin dan solar,” terangnya.

Untuk mencapat 50 persen warga Bumi Sebalo mendapatkan pelayanan listrik, harus mendapat pelanggan baru sebanyak 3.500. Dan itu akan tercapai 2015 mendatang. 2011, target saya 500 pelanggan baru. Khusus di ibu kota kabupaten apabila ingin menjadi pelanggan baru akan ditawarkan terlebih dahulu listrik prabayar.

Tahun 2020 target kita Kabupaten Bengkayang 100 persen terlistrikan. Itu pun satu desa di kecamatan sudah masuk. Sampai saat ini ada dua kecamatan yang belum mendapatkan pelayanan listrik dari PLN, yakni Siding dan Lembah Bawang.

Adi melanjutkan, untuk merealisasikan hal tersebut, harus adanya saling kerjasama antara PLN dan Pemda Bengkayang. Kerjasama dimaksud untuk tidak adanya tumpang tindih antara keduanya. Ia memisalkan, PLN Bumi Sebalo ingin mengalirkan listrik dari Samalantan menuju daerah Lembah Bawang, karena daerah tersebut ramai penduduknya. Tetapi Pemda Bengkayang membangun jalan beraspal pada wilayah Samalantan ke Lembah Bawang, padahal daerah tersebut sepi penghuninya. Ini yang tidak kita inginkan. Oleh krena itu, PLN dan Pemda harus saling satu persepsi jalur mana yang akan dibangun. Untuk Kecamatan Siding, 2011 baru akan dibangun listrik bertenaga surya, khususnya di ibukota kecamatan.

Adi membandingkan antara Kabupaten Bengkayang dengan kabupaten lainnya yang ada di Kalbar dalam hal masyarakat mendapatkan pelayanan listrik dari PLN. Untuk Sambas sudah 72 persen, Sekadau 30 persen, Melawi 30 persen, dan Landak 44 persen.

Drs Kristianus Anyim MSi, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkayang mengungkapkan, untuk Kecamatan Lembah Bawang, yang paling bagus untuk program PLN ialah dari Simpang Sebadas Kecamatan Sungai Betung.

“Saat ini jalan baru dibangun dan penduduknya ramai disekitar jalan rintisan. Dari daerah tersebut, dapat tembus ke Desa Seren Serimbau Kecamatan Lumar, dan menuju Papan Duduk Kecamatan Lembah Bawang,” terang Ketua Umum DAD Kabupaten Bengkayang ini ditemui dikediamannya, belum lama ini.

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s