Jangan Tutup Mata Terhadap Izin Penginapan dan Penangkaran Walet


Oleh : KRISANTUS VAN SEBOL

[BENGKAYANG]-Seiring perkembangan daerah, pemerintah daerah (Pemda) Bengkayang, baik pihak eksekutif maupun legislatif agar jangan terlena terhadap proses perizinan setiap usaha yang dijalankan para pelaku usaha di daerah ini.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum LSM Jasa Konstruksi Pencari Kebenaran Monitoring (JKPKM) Kalbar, Libertus Hansen saat ditemui wartawan ini, Sabtu (6/8) di Bengkayang.

Kegiatan usaha yang dimaksudnya itu ialah keberadaan usaha penginapan dan penangkaran wallet. Dua hal tersebut saat ini sudah mulai marak di Bengkayang dan sangat dikhawatirkan beberapa tahun kedepan akan menjadi permasalahan bagi kelancaran proses pembangunan daerah.

“Pemerintah mesti jeli dengan kondisi ini. Lihat saja permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah Kota Singkawang yang kewalahan menertibkan para penangkar wallet,” terangnya.

Dari kajian dilapangan, Hansen mengindikasikan banyak rumah warga yang berada disekitar kota Bengkayang maupun sisi kota yang mulai dialih fungsikan sebagai tempat penangkaran wallet. Sementara disisi lain, ditemukan juga beberapa penginapan yang berkedok sebagai rumah kost.

“Labelnya rumah kost tapi harga hotel,” beber Hansen.

Menurut Hansen dengan adanya perizinan yang jelas, hal itu sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Namun yang sangat disayangkan dengan kondisi ini adalah karena masih belum memberikan konstribusi bagi daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Sebuah kerugian bagi daerah bila kegiatan usaha seperti itu tidak mampu memberikan konstribusi,” tegasnya.

Mengenai permasalahan tersebut, Hansen berharap agar Pemda Bengkayang, baik eksekutif maupun legislatif lebih jeli dan berani mengambil tindakan seperti membuat Peraturan Daerah (Perda) Tentang Penangkaran Walet di Bengkayang maupun penentuan harga (cost) terhadap tempat penginapan.

“Bila kondisi ini dibiarkan terus-menerus, dikhawatirkan hal itu akan menjadi permasalahan tersendiri bagi daerah dimasa mendatang,” tandasnya. (krisantus).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s