Bupati Cup Digelar, 49 Klub Turut Serta


Oleh : KRISANTUS

(BENGKAYANG)- Akhirnya tiba juga masa yang ditunggu-tunggu para pecinta sepakbola Kabupaten Bengkayang, yakni pegelaran turnamen yang memperebutkan Piala Bupati Bengkayang (Bupati Cup) ke-3 tahun 2011. Ajang sepakbola tertinggi di Bumi Sebalo tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd, Rabu (30/3) di Lapangan Sepakbola Kompi 642 Senapan C dan disertai dengan pertandingan pertama antara Klub Suti Semarang versus BM (Lumar) yang dimenangi Klub Suti Semarang.

“Secara keseluruhan, peserta Bupati Cup ke-3 tahun ini berjumlah 49 klub,” ungkap Ketua Panitia, Edmundus, SE usai pembukaan.

Pria yang pernah membela Klub Persiwah Mempawah ini menjelaskan, seperti ajang yang sama sebelumnya, tim-tim peserta turnamen ini berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Bengkayang, yakni 17 Kecamatan. Namun, kecamatan yang paling banyak menyertakan klubnya kali ini berasal dari kecamatan Bengkayang, yakni 12 klub. Sementara paling sedikit dari kecamatan Jagoi Babang, Capkala, Siding, Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan (masing-masing 1 klub). Tingginya animo masyarakat terhadap kejuaraan ini memberikan pengaruh terhadap banyaknya tim yang menjadi peserta.

“Selain sebagai ajang pembinaan sepakbola di Bengkayang, ajang Bupati Cup kali ini juga bertujuan untuk melakukan pendataan terhadap klub-klub sepakbola yang ada di tiap kecamatan. Dengan harapan kedepannya, pada ajang ini klub-klub tersebut tidak lagi berjalan sendiri tetapi dapat bersatu guna membawa nama kecamatan,” terang Edmundus.

Sekedar mengingatkan, Piala Bupati ini merupakan salah satu agenda PSSI Bengkayang yang digelar dua tahun sekali sekaligus menyemarakkan HUT Pemda Bengkayang pada bulan April. Penyelenggaraan pertama yakni pada tahun 2006 kemudian 2008, dan seharusnya penyelenggaraan ke-3 adalah tahun 2010, tetapi mengingat pada saat itu di Bengkayang berlangsung pesta Demokrasi (Pilkada), akhirnya penyelenggaraan diundur pada tahun 2011 ini. Adapun sistem pertandingan yang digunakan adalah sistem gugur.

“Banyak hal yang menjadi tujuan akhir digelarnya turnamen ini (Bupati Cup), diantaranya adalah sebagai ajang untuk mendapatkan bibit-bibit pemain sepakbola di Bengkayang,” sebut Ketua Harian PSSI Bengkayang, Tarmizi, ST., Rabu (30/3) di Bengkayang.

Menurutnya, kejayaan Bengkayang dengan Persatuan Sepakbola Bengkayang (Persibeng) pada awal berdirinya kabupaten ini mesti dapat diraih bahkan ditingkatkan kembali. Untuk diketahui, pada kurun waktu 2000-2002, Persibeng dua kali menjadi finalis Piala Perserikatan se-Kalbar.

Lebih lanjut, Tarmizi mengatakan, agar ajang ini dapat menciptakan pemain-pemain sepakbola handal (berkualitas) bagi Kabupaten Bengkayang, kedepannya PSSI akan membatasi peserta yang telah diseleksi ditingkat kecamatan, artinya pemain dari sekian banyak klub yang berada di Kecamatan digabung menjadi satu atau paling banyak dua tim saja.

“Apabila ditingkat kecamatan sudah diadakan seleksi pemain dari masing-masing klub, dapat dipastikan tersaji persaingan yang menarik antar kecamatan sekaligus memudahkan PSSI Bengkayang mencari bibit-bibit pemain yang berkualitas,” harapnya.

Pria yang juga anggota KPU Bengkayang ini juga menyebutkan, piala Bupati ini bukanlah ajang yang dapat disamakan sebagai ajang layaknya turnamen sepakbola Tarkam (antar kampung), artinya pemain yang berlaga pada ajang ini bukan berasal dari pemain yang hanya karena berdasarkan hobi atau minat saja, lebih daripada itu diharapkan dapat mengakomodir para pemain-pemain yang secara kualitas dianggap mampu.

“Bayangkan saja apabila ada salah satu tim yang hanya merekrut pemain apa adanya, kemudian dipertemukan dengan tim yang secara kualitas cukup mumpuni dan yang terjadi tim tersebut dikalahkan dengan skor 12-0. Jadi bagaimana kita bisa menganggap turnamen ini berkualitas bila masih terdapat tim lemah seperti itu?,” jelasnya.

Lebih daripada itu, Tarmizi menegaskan bila ajang Bupati Cup ini semestinya menjadi awal kebangkitan kembali kekuatan sepakbola Bengkayang agar bisa memperoleh prestasi yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s