Pemda Bengkayang Data Keberadaan Bak Sampah Permanen


Oleh : KRISANTUS

Bengkayang

Lurah Bumi Emas Bengkayang, Eduardus Ason

Menciptakan kondisi Kota Bengkayang yang bersih dari sampah tidaklah mudah. Perlu sosialisasi terus menerus serta kesadaran yang tinggi dari masyarakat itu sendiri akan pentingnya nilai kebersihan.

Guna meningkatkan kesadaran masyarakat tersebut, hari ini, Jumat (18/2) Pemda Bengkayang melalui Kelurahan Bumi Emas akan melakukan pendataan terhadap keberadaan bak sampah permanent yang tersebar diseputar Kota Bengkayang. Menurut Lurah Bumi Emas, Eduardus Ason, Kamis (17/2), pendataan ini dimaksud agar kedepannya bak sampah permanent tersebut segera dibongkar.

“Tujuannya agar masyarakat (rumah tangga) yang menghasilkan sampah tidak lagi membuang sampah pada satu tempat sampah yang akhirnya membuat penumpukan sampah disatu tempat,” terang Eduardus. Dengan dibongkarnya bak sampah permanent ini, Eduardus mengharapkan agar setiap Rumah Tangga dapat membuang sampah tanpa harus melakukan penumpukan pada bak sampah, yang mana setiap sampah yang dihasilkan mesti dikumpulkan oleh mereka masing-masing dalam sebuah wadah, misalnya sampah dibungkus dalam sebuah karung. Nantinya, sampah yang telah dibungkus tersebut hanya ditaruh saja didepan rumah pada pagi hari.

“Sampah-sampah itu setiap paginya akan diangkut oleh petugas kebersihan,” terangnya. Berdasarkan penuturannya, pihak pemerintah memiliki rencana akan menambah armada kebersihan, seperti Truk atau Sepeda Motor Begerobak seperti Tossa dari armada yang ada saat ini, yakni dua buah Truk dan dua buah Sepeda Motor bergerobak.

“Mudah-mudahan sosialisasi ini dapat diterapkan masyarakat,” tandasnya.

Ribuan Masyarakat Saksikan CGM di Bengkayang


Oleh : KRISANTUS

Tatung

Seorang Bapak Rela Dibakar Panas Matahari Hanya Untuk Menyaksikan Atraksi Tatung Pada Perayaan Cap Go Meh di Bengkayang 2011

Tak seperti hari biasanya, Kamis (17/2) kemarin, suasana kota Bengkayang begitu ramai dipadati ribuan masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan. Mereka seolah tak ingin melewati moment yang berlangsung satu tahun sekali itu. Tak peduli cuaca panas, sebagian orang tua bersama anak-anak mereka rela ditimpa terik matahari. Dan pihak yang paling sibuk dengan kondisi ini adalah Aparat Kepolisian serta Pihak Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi yang harus bekerja ekstra mengatur arus lalu lintas. Hampir semua ruas jalan utama dijejali. Meski demikian, ramainya masyarakat yang datang ke Pasar Bengkayang itu ternyata menjadi suatu berkah bagi para pedagang karena barang dagangan laris manis, terlebih warung-warung yang menjual makanan.

“Tahun ini masyarakat yang hadir menyaksikan perayaan Cap Go Meh (CGM) lebih ramai dibanding tahun lalu,” kata Ketua Panitia CGM Bengkayang, Tjin Jan Khong, usai perarakan Tatung di Vihara Ariamarama.

Seperti diketahui bersama, Continue reading