Pembalakan Liar, Polres Bengkayang dan Polhut Amankan 5.738 Batang Kayu


Oleh : KRISANTUS

Berawal dari informasi yang diperoleh dari Polisi Hutan (Polhut) Dinas Kehutanan Bengkayang,Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang bersama Polhut, Kamis (20/1) kemarin berhasil mengamankan 5.738 batang kayu diwilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) Samalantan. Penangkapan kayu yang masih menjadi barang temuan tersebut terjadi di Dusun Meranti, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang. Sementara untuk para tersangka, pihak kepolisian belum dapat membeberkan kepada publik dengan alasan demi kepentingan penyelidikan. Namun beberapa pihak, sedikitnya 10 orang telah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Karena saat dilakukan penangkapan, baik masyarakat setempat, Ketua RT, Kepala Dusun tidak ada yang mengetahui kepemilikan kayu tersebut sehingga belum dapat ditetapkan siapa saja yang menjadi tersangka atas pembalakan liar itu,” ungkap Kapolres Bengkayang, AKBP. Mosyan Nimitch, S.IK saat jumpa pers dengan wartawan diruang pertemuan Mapolres Bengkayang, Jumat (21/1). Continue reading

Sembilan Desa Kecamatan Teriak Tolak Perkebunan Sawit


Oleh : KRISANTUS & YOPI CAHYONO

Tak ingin warganya mengalami banyak persoalan akibat kehadiran perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan sawit, sembilan desa yang ada di Kecamatan Teriak secara tegas menolak masuknya perusahaan perkebunan kelapa sawit didaerahnya apalagi bila daerah yang akan diinvansi tersebut merupakan warisan turun temurun warga.

Adapun Sembilan Kepala Desa (Kades) yang secara tegas dengan membuat pernyataan penolakan tersebut yakni, Kades Puteng, Tambal, A.Md. Kades Ampar Benteng, Fransiskus Agur. Kades Sebetung Menyala, Tomas. Kades Malo Jelayan, R. Samut. Kades Sekaruh, Darius Lohai. Kades Tubajur, Ahin. Kades Sumber Karya, Selon. Kades Tanjung, Asoi dan Kades Telidik, M. Markus. Selain itu, para Kades ini juga didukung oleh Ketua Adat, Tokoh Masyarakat serta masyarakat di Sembilan desa. Continue reading

Peningkatan PAD, Anggota DPRD Bengkayang Pertanyakan Kontribusi PT. MBM


Oleh : KRISANTUS & YOPI CAHYONO

Sebagai salah satu unit usaha yang dimiliki daerah ini, PT. Membangun Bengkayang Mandiri (MBM) semestinya mampu menunjukkan kontribusi yang maksimal dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Demikian ungkap Legislator DPRD Bengkayang dari
Partai Damai Sejahtera (PDS), Herman baru-baru ini di Bengkayang.

Hal ini dikatakannya mengingat masih belum maksimalnya kinerja yang disumbangkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini dalam hal mengatrol PAD. Meski tak disbutkan berapa angka pendapatannya, Herman mengatakan bila sumbangan yang diberikan BUMD itu sangat jauh bila dibanding dengan apa yang telah diberikan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkayang.

“Bila kejadiannya terus seperti ini, lebih baik PT. MBM Jangan lagi diberikan suntikan dana pada tahun berikutnya,” tegas Legislator asal Kecamatan Sungai Betung ini.

Pria yang hingga saat ini masih berstatus lajang itu juga meminta unit usaha ini lebih kreatif. Ia sangat menyayangkan dengan sikap kurang peduli PT. MBM terhadap perkembangan pasar saat ini. Ia mencontohkan, apa yang terjadi di Bengkayang saat ini dengan banyaknya beredar merk minuman kemasan dari luar, sementara Bengkayang yang kaya akan sumber daya tersebut tidak mampu memproduksi sendiri. Dari contoh itu, seharusnya badan usaha ini bisa berbenah.

“Kalau terus menerus seperti ini, untuk apa BUMD ini dipertahankan,” tandasnya.

SPBU Mesti Prioritaskan Warga dan Kendaraan Umum


Oleh : KRISANTUS

Kerap terjadinya kelangkaan BBM ditengah masyarakat, khususnya di Bengkayang mestinya dapat dijadikan pertimbangan bagi pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) setempat agar lebih memprioritas warga yang mengendarai kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.
Sebab apa yang terjadi selama ini ketika terjadi kelangkaan BBM di SPBU, banyak kios BBM yang malah memiliki stok. Masyarakat mau tidak mau akhirnya harus membeli BBM tersebut pada kios-kios yang ada. Dan konsekuen yang harus mereka terima adalah mahalnya harga bensin.

“Yang herannya, ketika terjadi kelangkaan BBM di SPBU, para pemilik kios justru memiliki persediaan BBM hingga SPBU kembali memiliki persediaan. Ini menunjukkan bila pengelola SPBU lebih memprioritaskan pemilik kios dibanding masyarakat dan pengendara kendaraan pribadi dan umum,” ungkap salah seorang warga Bengkayang, sebut saja Santo, Senin (24/1) di Bengkayang.

Lebih lanjut, Santo mengingatkan agar dengan fenomena kerapnya terjadi kelangkaan BBM dapat menjadi perhatian pihak pemerintah, terutama dalam membuat kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Misalnya dengan menekankan kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pembelian BBM dalam jumlah besar kepada warga. Ataupun juga membuat kebijakan agar menarik restribusi kepada para pemilik kios BBM sehingga selain agar harga dapat terpantau, ini juga dapat memberikan konstribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bayangkan saja bila di Kabupaten Bengkayang ini ada 1000 kios BBM, cukup 1000 rupiah saja dipungut restribusinya, berapa banyak pendapatan yang akan diperoleh daerah ini dalam satu bulan,” tandasnya.

Berlangsung Meriah, Wabup Hadiri Natal Oikumene di Rutan Klas IIB Bengkayang


Oleh : KRISANTUS

Natal bersama atau Natal Oikumene yang diselenggarakan Panitia Natal Bersama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Bengkayang berlangsung meriah serta turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos serta ratusan masyarakat setempat. Selain itu, Natal juga dihadiri oleh Camat Lumar, Kapolsek Lumar, Kabag Humas dan Protokol, Guru, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tentunya Kepala Rutan beserta penghuni Rutan. Perayaan Ibadah Natal yang dimulai pada pukul 09:00 WIB, Sabtu (22/1) ini dipimpin oleh Pendeta Yusak Harnowo, S.Th dari Kepala Seksi Bimas Kristen, Kantor Depag Bengkayang.

Agustinus Naon, S.Sos

Wakil Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos saat menghadiri Natal Bersama di Rutan Klas IIB Bengkayang, Sabtu 22 Januari 2011

Dalam sambutannya, Wabup, Agustinus Naon mengatakan penyelenggaraan Natal di Rutan ini sebagai sebuah hal yang positif, terutama dalam memberikan motivasi kepada para penghuni Rutan dalam menjalani masa tahanan yang diharapkan kedepannya ketika mereka keluar (bebas) dapat menempatkan diri ditengah-tengah masyarakat. Hal ini dikatakannya karena Continue reading

Paguyuban Batak Dos Niroha Gelar Acara Tutup dan Buka Tahun


Oleh : KRISANTUS

Perkumpulan Warga Batak di Bengkayang dalam acara tutup tahun 2010 dan buka tahun 2011 di Hotel Ridho

Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Maha Pencipta dan upaya mempererat kembali hubungan persaudaraan antar sesama warga Batak di Bengkayang serta berusaha menempatkan diri dalam pembangunan di Bumi Sebalo, Sabtu (22/1) kemarin, Paguyuban Batak atau Punguan Dos Niroha se-Kabupaten Bengkayang mengadakan acara syukuran tutup tahun 2010 dan buka tahun 2011 di Aula Hotel Ridho Bengkayang.

Acara yang mengambil tema “Bersatu Itu Indah” dan Sub Tema “Dengan Persatuan Kita Tingkatkan Persaudaraan dan Kebersamaan Mendukung Pembangunan Kabupaten Bengkayang” itu terasa begitu istimewa, karena dihadiri langsung oleh Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd yang baru saja terpilih menjadi pemimpin daerah ini. Apalagi acara ini juga diiringi dengan musik Uning-Uningan, Pagelaran Seni Budaya Batak, baik itu pagelaran Tor-Tor maupun lelang barang, serta hiburan lainnya. Continue reading