*Rayakan HUT Ke-XI. DWP Berperan Besar Dalam Pembangunan Daerah


Oleh : KRISANTUS

Seiring berjalannya waktu, kini organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bengkayang sudah menginjak usia yang ke-XI pada 13 Nopember 2010 sejak berdirinya daerah hasil pemekaran kabupaten Sambas tahun 27 April 1999 ini. Dengan semakin bertambahnya usia tersebut, peran yang diberikan organisasi ini tidak bisa dipandang rendah, justru peranan organisasi inilah sebagai penyokong penting dari penyelenggaraan pemerintahan daerah ini.

DWP Bengkayang

Ketua DWP Bengkayang, Anastasia Maria Anyim saat menyerahkan Piala bagi pemenang lomba membuat nasi tumpeng pada HUT DWP Bengkayang ke-XI

DWP merupakan organisasi wanita yang anggotanya berasal dari istri para Pegawai Negeri Sipil (PNS). Tanpa mereka, kinerja pemerintahan pasti akan terhambat karena tak dipungkiri banyak hal yang telah dilakukan mereka dalam mendukung kinerja para suami. Oleh karena itu, berkaitan dengan bertambahnya usia DWP Bengkayang ini, Ketua DWP Bengkayang, Anastasia Maria Anyim meminta agar anggotanya dapat menunjukkan peran mereka dalam mendukung pembangunan di Bengkayang.

“Anggota DWP Kabupaten Bengkayang lebih giat lagi fokus ke organsiasi sesuai dengan seksi-seksinya masing-masing. Bekerjalah sesuai dengan Continue reading

Kaji Ulang Konversi MITA ke LPG di Bengkayang


Oleh : KRISANTUS

Kebijakan pemerintah bagi masyarakat atas konversi Minyak Tanah (Mita) ke Tabung Gas (LPG) 3 Kg di Kabupaten Bengkayang semestinya butuh kajian mendalam. Sebab, kondisi setiap daerah, apalagi diluar pulau Jawa tidaklah sama.

“Jangan samakan Bengkayang dengan daerah-daerah di Pulau Jawa yang sebagian besar lebih maju,” ungkap Ketua Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak, Hendro Kamseno, Selasa (14/12) di Pontianak. Disebutkannya, dari 17 Kecamatan yang ada, sebagian wilayahnya (Desa) yang belum terjangkau dengan infrastruktur yang memadai, seperti akses transportasi. Dari 17 Kecamatan itupula, tiga diantaranya, yakni Siding, Suti Semarang dan Lembah Bawang belum terjangkau pelayanan listrik negara.

“Belum lagi jika dikaitkan dengan tingkat pendidikan, tingkat ekonomi ataupun pekerjaan utama masyarakatnya,” terang Hendro. Akibat kondisi tersebut, Continue reading