Penumpukan Guru, Dinas Mesti Jeli


Oleh : KRISANTUS

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTs Kabupaten Bengkayang, Gustian Andiwinata meminta agar Pemda Bengkayang, dalam hal ini Dinas Pendidikan agar lebih jeli dalam menempatkan para guru didaerah ini. Dimana hal itu dikatakannya mengingat masih banyaknya sekolah-sekolah didaerah pedalaman dan perbatasan yang berkekurangan tenaga pendidik, sementara didaerah perkotaan banyak terjadi penumpukan, bahkan ada dalam satu mata pelajaran diisi oleh dua orang guru (negeri) sekaligus.

“Sebenarnya kekurangan guru di Bengkayang tidaklah terlalu banyak apabila terjadi pemerataan guru,” terang Kepala Sekolah SMPN 3 Seluas itu baru-baru ini.

Menurut Gustian, penumpukan guru khususnya ditingkat SMP terjadi pada sekolah-sekolah yang berada di Kecamatan yang berdekatan dengan Ibukota Kabupaten, seperti di kecamatan Lumar, Teriak, Bengkayang, Samalantan, Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan.

Ia mengatakan, Dinas Pendidikan seharusnya bijak melihat kebutuhan akan tenaga pendidik di sekolah yang berada dalam pengawasannya. Guna memberikan penekanan kepada setiap guru yang berada diwilayah perkotaan, mestinya Dinas dapat membuat sebuah regulasi/kebijakan tentang penempatan para guru sehingga tidak ada alasan untuk para guru tidak mau bertugas didaerah pedalaman atau perbatasan.

“Selama ini yang sering terdengar adalah para guru mengajukan pindah, umumnya ke sekolah diperkotaan dengan alasan mengikuti suami. Alasan itu sebenarnya sudah basi apabila Dinas berlaku tegas dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan didaerah ini,” tegas Gustian.

Ia menyebutkan, jika hal ini dibiarkan terus-menerus, niscaya perkembangan dunia pendidikan di Bengkayang akan berjalan lamban. Oleh karena itu, Ia berharap dengan perkembangan yang terjadi saat ini, kebijakan keberpihakan pada dunia pendidikan seperti pemerataan guru dapat dilakukan segera.