Terminal Bengkayang Jadi TPS


Oleh : KRISANTUS

Kurangnya perilaku hidup bersih menyebabkan terminal Bengkayang kotor

Terminal Induk Bengkayang yang berada tepat dijantung kota menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS), ini karena sampah yang dihasilkan, terutama oleh aktivitas disekitar terminal dan dipasar sayur Teratai, dibiarkan menumpuk selama berhari-hari.

“Sampah itu sudah dua hari tak diangkut,” kata Lena, Kamis (2/12) disela-sela kesibukannya menjaga Warung Kopi miliknya. Menurut Lena, sampah sebelumnya, sampah yang ada tepat dibelakang warung kopinya itu sempat menggunung akibat lebih dari seminggu tak diangkut oleh petugas kebersihan.

“Selain menimbulkan pemandangan tak sedap, sampah tersebut juga menimbulkan bau tak sedap,” tandasnya. Sementara itu, Ketua Bina Lingkungan Hidup Borneo (BLHB) Bengkayang, Niko F, sebelumnya mengatakan, kondisi seperti itu muncul tidak terlepas dari perilaku hidup bersih setiap warga. Hal ini terkait dengan kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Walaupun sudah tersedia tong sampah, bila memang perilaku hidup bersih itu tidak diterapkan, maka muncullah hal seperti itu,” terangnya. Masih terkait penumpukan sampah diterminal Bengkayang selama berhari-hari, Niko mengakui sangat menyayangkan kinerja Dinas PU, dalam hal ini Seksi Kebersihan yang kurang peduli dengan permasalahan sampah.

“Seharusnya, bila bagian kebersihan benar-benar menjalankan kinerja mereka dengan baik, penumpukan sampah itu tak akan terjadi,” tandas Niko.