Jalan Menuju SDN 08 Magmagan Rusak Parah


Oleh : KRISANTUS

Infrastruktur jalan menuju SDN 08 Magmagan, Kecamatan Lumar mengalami kerusakan yang cukup parah. Kerusakan ini sudah berlangsung beberapa waktu lamanya. Berdasarkan penuturan Kepala SDN, kerusakan ini diduga kuat karena lalu-lintas kendaraan yang keluar masuk dari jalan tersebut.

Kendaraan yang dimaksud, yakni kendaraan yang setiap harinya mengangkut sampah dari arah Kota Bengkayang. Memang, kurang lebih empat tahun ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) daerah ini memanfaatkan lahan dikawasan yang tidak berjauhan dengan SDN 08 Magmagan. Jarak dari SD sekitar 2 Km, namun jalur yang dilalui adalah sama.

“Keadaan jalan, terutama tanjakan tidak jauh dari jalan utama mengalami kerusakan cukup parah,” terang Kepsek, Nicolaus Nasir B., Rabu (22/9) saat berkunjung ke Kantor Perwakilan Media ini.

Menurut Nasir, semestinya jalan tersebut sudah saatnya mendapatkan perhatian dari pemerintah melalui instansi terkait, karena akses jalan yang digunakan tidak hanya bagi para anak sekolah, masyarakat, tetapi juga bagi kelancaran aktivitas kendaraan yang keluar masuk mengangkut sampah ke TPA.

 

Kebakaran Bengkayang


*Kebakaran Melanda Pasar Tengah Bengkayang

Niat Lebaran, Nyawa Sabojo Melayang

Krisantus
Borneo Tribune, Bengkayang

Nasib berkata lain, maksud hati hendak bersilahturahmi ke rumah kenalan yang merayakan Idulfitri 1431 H, namun yang terjadi malah naas. Sabojo, siang, Selasa (14/9) sekitar pukul 11:00 pergi kepasar Bengkayang bermaksud untuk menyambangi kenalannya yang merayakan Idulfitri, selain itu bersilahturahmi, Sabojo juga bermaksud ingin santai dipasar.

“Paman awalnya memang bertujuan untuk bersilahturahmi kerumah kenalannya di Bengkayang yang merayakan lebaran,” kata salah seorang keponakan Almarhum, Joko Ono di Sebente, Rabu (15/9). Menurut keterangan Joko Ono, pada saat kebakaran, Almarhum belum pulang ke rumah, hinggalah meninggal dunia. Continue reading

Bupati Bengkayang Temukan Masih Banyak Pegawai Tak Gunakan Atribut Lengkap


Krisantus

Borneo Tribune, Bengkayang

 

Pasca libur Idulfitri, 9-13 September, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada hari pertama masuk kerja PNS, Selasa (14/9) dibeberapa instansi dilingkungan Pemda Bengkayang. Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Plt. Kepala BKD dan Kabid Kesejahteraan dan Pembinaan Pegawai, Staf Ahli Bidang SDM, Asisten I (Bidang Pemerintahan dan Hukum) serta Kabag Humas dan Protokol.

 

Sidak tersebut dimulai pukul 08:00-12:00 WIB dari kantor Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Perindag, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan dan Kelautan, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan terakhir Sidak ke RSUD Bengkayang. Saat Sidak, Bupati menemukan beberapa pelanggaran disiplin yang dilakukan para pegawai (PNS), seperti pegawai yang datang terlambat, absensi tidak diisi meski pegawai bersangkutan telah hadir, sebagian kecil pegawai yang tidak hadir. Namun demikian, dalam inspeksi tersebut, Bupati menemukan masih banyak pegawai yang tidak menggunakan atribut lengkap, seperti plat nama. Lebih parah, Bupati juga menemukan adanya pegawai yang tidak menggunakan pakaian dinas selayaknya, hal itu ditemukan ketika melakukan Sidak di Dinas Pendidikan.

“Siapa namanya pak?,” kata Bupati ketika memasuki salah ruang di Dinas Pendidikan. Pertanyaan itu dengan sengaja dilontarkannya kepada salah seorang pegawai yang tidak menggunakan plat nama pada pakaian (baju) dinas yang dipakainya. Memanfaatkan kesempatan tersebut, Bupati menekankan kepada para PNS Bengkayang agar pada saat jam kerja (Dinas) mesti menggunakan pakaian Dinas.

“Kalau masih dalam waktu dan urusan dinas, pegawai mesti memakai pakaian Dinas,” tegas mantan Wakil Bupati Bengkayang 2005-2010 itu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengatakan kinerja pemerintah perlu didukung oleh kader (pegawai) yang memiliki kompetensi dan disiplin tinggi guna mendukung kinerja SKPD yang lebih baik demi terciptanya sistem pemerintah yang baik pula. Lebih lanjut, Bupati menyebutkan, Sidak yang dilaksanakan hari ini (kemarin) merupakan upaya untuk melakukan pembenahan terhadap disiplin para pegawai. Mengenai adanya beberapa temuan, dikatakan akan dilakukan pertemuan guna mencari penyelesaian yang seharusnya.