Terkait Asrama Tak Terealisasi, Bupati Lama Tinggalkan Hutang


Menjelang Pemilihan Bupati dan wakil Bupati dalam Pilkada 2005 lalu, Bupati terpilih, yakni Jacobus Luna bersama pasangannya Suryadman Gidot pernah menjanjikan pembangunan asrama bagi mahasiswa di Pontianak, baik Putra maupun Putri. Namun hingga menjelang berakhirnya massa jabatan keduanya pada 10 Agustus 2010 ini, janji tersebut masih belum terealisasi. Janji pendirian asrama itu sendiri diumbarkan menjelang Pilkada 2005 di Mess Pemda Bengkayang, yakni pada tahun 2004. Pada saat itu, sebagian mahasiswa/I yang kuliah di Pontianak, diundang hadir oleh Bupati saat ini. Bupati mengumbar janji yang manis akan mendirikan asrama mahasiswa putra/I dalam satu kompleks. Hal ini diakui mantan Ketua Asrama Mahasiswa Bengkayang 2006, Hartono. Dimana pada saat diumbarnya janji tersebut, dirinya menghadiri langsung pertemuan dengan calon bupati di Mess Pemda Bengkayang, Jalan Perdana Pontianak.

“Puluhan mahasiswa hadir dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Pontianak, saat itu memang Bupati menjanjikan akan ada pembangunan asrama bagi mahasiswa, baik putra maupun putri yang hendak dibangun dalam satu komplek apabila terpilih pada Pilkada 2005,” terang Alumnus Fisipol Untan ini menerangkan, Senin (19/7) melalui telepon.

Dengan semakin dekatnya masa berakhir kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati 2005-2010 pada 10 Agustus mendatang, kemungkinan besar hal itu tak akan terealisasi. Kecuali asrama mahasiswa Putra yang saat ini berada di Sungai Raya, Samping Mapolda Kalbar. Menyikapi hal itu, salah seorang Mahasiswa asal Bengkayang, Alo sangat menyayangkan tindakan tersebut, padahal janji itu dinyatakan akan segera direalisasi apabila pasangan tersebut terpilih pada Pilkada 2005. Namun kenyataan, hal itu sepertinya akan menjadi janji belaka hingga berakhirnya masa jabatan.

“Kami sebagai generasi muda yang bertekad untuk menimbakan ilmu supaya kelaknya dapat membantu membangun Bumi Sebalo lebih maju dari sebelumnya tetapi tidak diperhatikan oeh pemda. Padahal kami merupakan salah satu warga Kabupaten Bengkayang,” kesal mahasiswa jurusan PPKN, STKIP Pontianak ini ditemui di Bengkayang, Jumat (16/7).

Alo melanjutkan, pemda baru menyediakan asrama untuk putra saja etapi putrid tidak ada. Asrama yng ada di Gang Ceria III Jalan Sungai Raya Dalam depan Mapolda sampai saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Pada tahun 2009 lalu pernah dilakukan perehaban terhadap asrama tersebut teapi hanya sebatas pengecatan dinding, penggantian atap seng, penggantian plafon atau dek, dan penambahan tinggi lantai ruang pertemuan. Tetapi masih banyak kerusakan lainnya tidak diperbaiki. WC banyak yang rusak, halaman asrama apabila hujan akan tenggelam digenangi air, sarana olahraga yang ada hanya tenis meja. Ini sangat memprihatinkan sekali bagi penghuninya. Belum lagi jalan menuju asrama yang becek dan tergenang apabila hujan turun.

“Mudah-mudahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dapat merealisasikan pembangunan asrama bagi mahasiswa dan mahasiswi asal Bumi Sebalo yang ada di ibu kota provinsi. Para teman-teman sangat mendambakan hal tersebut,” tandasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s