Gerindra Peduli Lingkungan *Peringati HUT Dengan Menanam Pohon


Februari 2010

Memperingati HUT yang kedua pada tanggal 6 Februari 2010, Pengurus DPC Partai Gerindra Bengkayang melakukan penanaman sebanyak 200 batang pohon dari berbagai jenis di Kota Bengkayang. Demikian kata Ketua Panitia HUT, Yulius David saat dihubungi, Minggu (7/2) di Sanggau Ledo. “Penanaman pohon ini kita lakukan guna menunjukkan komitmen (Partai) Gerindra sebagai sebuah partai yang memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.

Yulius yang juga Bendahara Umum DPC Partai Gerindra Bengkayang ini menyebutkan terlaksananya penanaman pohon tidak terlepas dari dukungan dari seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dan tentunya Dinas Perkebunan dan Kehutanan Bengkayang yang turut serta menyediakan bibit pohon.

Sementara untuk lokasi penanaman pohon, Yulius mengatakan pihak panitia telah menyepakati bahwa penanaman pohon dilakukan sepanjang jalan, mulai dari Kantor Bupati hingga Kantor Samsat Bengkayang. “Kita memilih lokasi ini karena memandang dijalur sutra tersebut sangat jarang ditumbuhi pepohonan sebagai bentuk hutan kota, adapun pohon yang ditanam terlebih dahulu oleh pemerintah banyak yang tidak tumbuh (mati), apalagi itu jalur sutra,” tegasnya lagi. Sesuai dengan tema HUT, “Dengan HUT Gerindra yang ke-2, Kita Perkuat Persatuan dan Kesatuan Demi Terciptanya Pembangunan Demokrasi yang utuh dan terbuka,”, Yulius mengatakan, usai melakukan penanaman pohon, para pengurus DPC dan PAC Bengkayang mengadakan pertemuan sebagai bentuk silahturahmi antar pengurus.

Jelang Pilkada 13 Tokoh Telah Membuat SKCK


Februari 2010

Mendekati masa pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2010-2015 ke KPU, Senin (8/2) ini, Kapolres Bengkayang, AKBP Mosyan Nimitch saat dihubungi, Jumat (5/2) mengakui telah mengeluarkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kepada 13 tokoh. Ke-13 tokoh yang diprediksi akan ikut meramaikan Pilkada Bengkayang tersebut diantaranya Suryadman Gidot (Wakil Bupati/Ketua DPC Demokrat), Agustinus Naon (Mantan Kepala BKD), Hendrikus Clemen (Mantan Ketua DPRD Bengkayang 1999 hingga 2003), Mariadi (anggota DPRD 2009-2014), Yohanes Pasti (Ketua DPD II Golkar), Petrus SA (Mantan Ketua DPRD Bengkayang), Kristianus Anyim (Sekda Bengkayang), Djarsafuddin (Kadis Perikanan dan Kelautan), M.Yunus (Anggota DPRD 2009-2014), Moses Ahie (Kasat Pol PP Kalbar/Mantan Wakil Bupati Bengkayang 1999-2004), Sebastianus Darwis (Ketua DPRD 2009-2014), Joni Abdullah (Kepala Desa) dan Jupi (PNS).

“SKCK dikeluarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam aturan ditubuh Polri,” kata Mosyan Nimitch.

Sementara itu, mengenai adanya beberapa tokoh yang sebelum ini disidangkan di Pengadilan Negeri Bengkayang karena diduga tersangkut masalah korupsi seperti Suryadman Gidot, Yohanes Pasti, Petrus SA, Kapolres menegaskan pihaknya membuat SKCK sesuai dengan aturan yang ada. Artinya, walaupun seseorang memiliki catatan hukum atau tercatat telah melakukan tindakan pidana, namun SKCK tetap diberikan.

“Baru didalam SKCK tersebut diberikan catatan, apakah seseorang pernah melakukan tindakan pidana atau pernah masuk dalam organisasi yang dilarang Negara,” jelasnya.

Khusus bagi beberapa tokoh yang beberapa waktu lalu menjalani persidangan terkait masalah dugaan korupsi didalam tubuh DPRD Bengkayang periode 1999-2004, Kapolres mengatakan SKCK yang diberikan tanpa mencatat bahwa mereka telah melakukan tindakan pidana korupsi.

“Karena sesuai surat keterangan yang diberikan pihak Kejaksaan Negeri Bengkayang, mereka dianggap tidak ada,” ujarnya.

Dihubungi dikediamannya, Ketua KPU Bengkayang, Eddy A., mengatakan berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2008 Pasal 58 huruf (f) Tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan KPU Nomor 68 Tahun 2009 Tentang Pedoman Tekhnis Pencalonan Kepala Daerah setiap pasangan calon yang hendak mendaftarkan diri sebagai kepala daerah harus melampirkan berkas yang menyatakan dirinya tidak pernah dikenai hukuman penjara berdasarkan keputusan pengadilan negeri yang telah memiliki kekuatan hukum karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan hukuman penjara selama 5 tahun.

“Namun SKCK bukan merupakan persyaratan mutlak yang harus dipenuhi calon guna mendaftarkan diri ke KPU,” tegasnya.

Dinas PU Bengkayang Digugat 5 M


Februari 2010

Salah satu instansi dalam struktur organisasi Pemda Bengkayang, yakni Dinas Pekerjaan Umum digugat oleh Alexander, warga Kelurahan Bumi Emas karena instansi tersebut dianggap telah membangun infrstruktur diatas tanah miliknya. Adanya gugatan tersebut, disampaikan langsung oleh Kuasa Hukumnya, Zakarias, SH saat ditemui dikediamannya, Kamis (4/2).

“Berkas gugatan telah kita sampaikan ke Pengadilan Negeri Bengkayang dan Senin (8/2) ini akan digelar persidangan pertama antara pihak penggugat dan digugat,” terang Zakarias. Dari berkas yang telah disampaikan kepada PN Bengkayang tersebut, Zakarias menjelaskan bahwa didalamnya Alexander sebagai pihak penggugat merasa keberatan atas pembangunan yang dilakukan diatas sebagian tanahnya. Pembangunan yang disengketakan itu merupakan pembangunan rumah jabatan Bupati Bengkayang.

Alexander merasa tidak terima atas proses pengerjaan bangunan karena telah mendirikan rumah jabatan Bupati diatas tanah miliknya seluas ±500 M2 dari 12.351 M2 luas lahan secara keseluruhan. Sementara tanah yang telah digunakan tersebut, hingga saat ini tidak pernah diberikan ganti rugi kepada pihaknya. “Gugatan dilakukan karena klien saya (Alexander) merasa tanah yang dirampas oleh Pemda adalah benar miliknya,” ujar Zakarias. Tanah yang disengketakan itu terdapat di Jalan Sanggau Ledo, Kelurahan Sebalo, Kecamatan Bengkayang (depan DPC Partai Demokrat) dan telah memiliki sertifikat dengan Nomor sertifikat: 649 Tertanggal 15 Agustus 2002, dimana dalam sertifikat itu menyatakan bahwa Alexander memiliki hak atas tanah seluas 12.351 M2. “Dalam gugatan yang telah disampaikan ke PN Bengkayang, Pemda Bengkayang (Dinas PU) kita tuntut telah melakukan perampasan hak,” terangnya lagi. (bersambung).

Optimalkan Penggunaan Ambulance, Dinkes Surati Kepala Puskesmas


Februari 2010

Guna mengoptimalkan penggunaan mobil Puskesmas Keliling (Pusling) atau Ambulance di Kecamatan, Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang telah menyurati setiap Kepala Puskesmas di 17 Kecamatan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr. I Made Putra Negara melalui Sekretaris Dinas, Libertus, Selasa (2/2) di Bengkayang. Menurutnya, dikeluarkannya surat nomor :445/044/YKM-DKB/I/2010 tertanggal 20 Januari 2010 itu dimaksud agar fasilitas yang disediakan tersebut dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal khususnya sebagai sarana transportasi.
“Dikeluarkannya surat ini diharapkan mobil Pusling dapat dimanfaatkan dengan baik bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu, dengan disediakannya fasilitas tersebut, dalam penggunaannya tarif yang dibebankan kepada masyarakat disesuaikan dengan biaya yang menjadi standar jarak tempuh suatu daerah. Dan lebih khusus, bagi masyarakat yang memiliki kartu Jamkesmas, biayanya menjadi lebih ringan. Salah satu Kepala Puskesmas yang telah menindaklanjuti perihal tersebut adalah Kepala Puskesmas Lumar, Marsalinus Lukas, A.Md.Kep. Dimana dalam surat yang disampaikannya kepada masyarakat dikecamatan itu, untuk penggunaan mobil ambulance bagi masyarakat telah ditentukan tarifnya.

Khusus untuk Lumar ke RSUD Bengkayang, biaya yang dikenakan sebesar 150.000. Lumar ke RS Bethesda sebesar 275.000. Lumar ke Singkawang sebesar 500.000. serta 850.000 untuk apabila masyarakat (pasien) dibawa ke Pontianak. “Namun hingga saat ini, kita (Dinkes) masih belum menerima laporan dari kepala puskesmas yang lain mengenai surat tersebut,” tandas Libertus.

MTQ Bengkayang Resmi Dibuka


Februari 2010

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bengkayang secara resmi digelar hari ini, Rabu (3/2) dan berakhir Sabtu (6/2) ini. Secara resmi kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bengkayang, Jacobus Luna.Sementara untuk acara penutupannya mendatang rencananya akan ditutup langsung oleh Wakil Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot. Demikian keterangan yang disampaikan Kabag Humas Pemda Bengkayang, Frans Andot, Rabu (3/2) melalui seluler. “MTQ ke-II ini diikuti seluruh kecamatan yang ada di Bengkayang (17 Kecamatan),” sebutnya.

Dari keterangan yang disampaikan selanjutnya, Ia mengatakan bahwa sebelum kegiatan dibuka, terlebih dahulu dilaksanakan pawai dikecamatan itu pada sore harinya. MTQ yang diselenggarakan ini tidak terlepas dari persiapan kabupaten Bengkayang dalam menghadapi MTQ tingkat propinsi yang akan digelar di Kabupaten Landak, April tahun ini.

Delapan Cabang Ditargetkan Raih Medali


Februari 2010

KONI Bengkayang menargetkan delapan cabang olahraga (Cabor) dapat meraih meali pada Porprop Juli mendatang. Demikian ungkap Ketua KONI Bengkayang, Jacobus Luna melalui Sekretaris KONI, Happy Langi, Selasa (2/2) di Bengkayang.Adapun delapan Cabor yang ditargetkan dapat meraih medali tersebut yakni, Atletik, Tarung Derajat, Silat, Catur, Karate, Panjat Tebing, Selam dan Sepak Takraw. “Target ini didasarkan pada prestasi yang telah dicapai masing-masing Cabang pada pada saat mengikuti event-event resmi,” jelasnya. Sementara itu untuk Cabor lainnya, seperti Balap Sepeda, Voli, Sepakbola, Basket dan lainnya, Happy menyebutkan belum bisa menjanjikan target medali. Namun yang pasti untuk semua Cabor, Ia mengharapkan para atlet yang dipercaya Daerah dapat memberikan yang terbaik.

Pemda Diminta Lakukan Operasi Pasar


Januari 2010

Kenaikan harga gula dan beberapa harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras dan minyak goreng membuat masyarakat semakin terhimpit ditengah kebutuhan ekonomi yang semakin tinggi. Kondisi itu tak luput dialami masyarakat Bengkayang, salah seorang diantaranya yakni Rudi. Warga Kelurahan Sebalo ini mengeluh terutama dengan kenaikan tiga bahan pokok tersebut sebab hal itu perlahan-lahan memberikan dampak kenaikan pada harga kebutuhan lainnya.

Dari keterangan yang disampaikannya, kenaikan tiga kebutuhan dipasaran Bengkayang setelah Natal berkisar Rp.500 untuk minyak goreng dari harga Rp.8000/Kg. Gula pasir naik Rp.50 ribu/Kg dari 470 ribu. Beras naik Rp.8000 dari Rp.115 ribu. Untuk menekan cepatnya peningkatan harga barang tersebut, Rudi mengharapkan campur tangan pemerintah setempat, khususnya DPRD dan dinas terkait yakni Disperindagkop segera melakukan Operasi Pasar. “Operasi pasar ini dimaksud agar para pedagang tidak semaunya menaikkan harga barang terutama kebutuhan pokok yang lainnya,” ungkap lajang yang satu ini saat ditemui, Jumat (22/1) di Kantor Perwakilan media ini. Menurutnya campur tangan Pemda setidaknya dapat mempengaruhi kondisi harga-harga barang dipasaran Bengkayang. Dan bila perlu, Pemda bisa mengambil tindakan yang pantas apabila ditemukan pedagang yang tidak mengindahkan aturan.