PDIP dan Tujuh Parpol Daftarkan Pasangan Mo-Dis ke KPU


Februari 2010

Terjawab sudah teka-teki yang selama ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat Bengkayang, khususnya simpatisan partai berlambang Banteng dengan moncong putih terhadap pasangan yang akan diusung sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang. Berdasarkan Surat Rekomendasi Nomor: 3200/IN/DPP/II/2010 yang dikeluarkan DPP PDIP Tanggal 13 Februari 2010 dengan memperhatikan Surat DPD PDIP Kalbar Nomor: 10/IN/DPD-61/I/2010 Tanggal 26 Januari 2010 Perihal Usulan Rekomendasi Pasangan Balon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bengkayang, akhirnya memutuskan Drs. Moses Ahie, M.Si dan Sebastianus Darwis SE,MM sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang. Dengan dikeluarkannya Surat Rekomendasi tersebut, secara otomatis pasangan Mo-Dis (Moses Ahie dan Sebastianus Darwis) menyisihkan pesaingnya pada Rakercabsus DPC PDIP Bengkayang, akhir Nopember 2009 lalu, yakni pasangan Drs. Kristianus Anyim, M.Si dengan Ir. Djarsafuddin.

“Surat rekomendasi itu baru diterima hari ini (Minggu, 14/2) oleh DPC PDIP Bengkayang, sehingga rencana semula untuk mendeklarasikan pasangan calon yang diusung PDIP Bengkayang kemarin (Sabtu, 13/2) baru bisa terlaksana hari ini,” jelas Ketua DPC PDIP Bengkayang, Drs. Jacobus Luna, M.Si saat memberikan sambutannya dihadapan kader dan simpatisan PDIP di Aula Penginapan Ridho Bengkayang.

Dengan ditetapkannya pasangan Mo-Dis ini juga, Jacobus Luna yang saat ini juga menjabat sebagai Bupati Bengkayang menghimbau kepada para kadernya mulai saat ini bersama-sama memperjuangkan pasangan tersebut sehingga dapat menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang. Selain itu, Jacobus Luna juga meminta agar surat rekomendasi penetapan pasangan itu untuk segera disosialisasikan hingga ke tingkat pengurus anak ranting. Minggu (14/2), bersamaan dengan hari terakhir tenggat waktu pendaftaran calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang yang diberikan KPU Bengkayang. Pukul 14.00, KPU menyatakan pasangan ini resmi mendaftarkan diri.

Pasangan Mo-Dis sendiri diusung oleh PDIP yang notabenenya memiliki perwakilannya di DPRD Bengkayang, yakni sebanyak 5 kursi. Namun, pada saat pendeklarasian pasangan ini di Aula Penginapan Ridho yang selanjutnya diajukan ke KPU, sedikitnya ada tujuh partai yang menyatakan diri berkoalisi dengan PDIP guna mendukung pasangan ini. Dua partai diantaranya memiliki perwakilan di DPRD, yaitu partai Demokrasi Pembaharuan (1) dan Partai Buruh (1). Ketujuh partai itu yakni, Partai Demokrasi Pembaharuan (2629 suara), Buruh (2245 suara), PPRN (1495 suara), PPDI (781 suara), PBR (1267 suara), Gerindra (1553 suara) dan Partai Barisan Nasional (2016 suara).

“Gabungan dari semua partai tersebut, termasuk PDIP (16.414 suara) secara keseluruhan berjumlah 28.400 suara atau sebesar 27,69 persen dari 102.544 suara sah pada Pemilu legislative 9 April lalu,” terang Ketua KPU Bengkayang, Eddy A.,SH.

Proses penyampaian berkas pendaftaran di KPU tidak memerlukan waktu lebih dari satu jam, semua berkas yang diminta diserahkan oleh pasangan melalui Tim Kampanye-nya. Seperti tiga calon pasangan yang terlebih dahulu mendaftarkan diri, calon pasangan Mo-Dis ini kemudian diberikan kesempatan oleh KPU Bengkayang untuk menyampaikan kata sambutan. Dalam kata sambutannya, Moses Ahie menyampaikan rasa terimakasihnya kepada KPU yang telah menerima berkas pendaftaran mereka dan kepada kader PDIP dan pendukungnya bersama-sama memperjuangkan pasangan Mo-Dis untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang periode 2010-2015 mendatang.

Pasangan Pasti – M. Yunus Resmi Daftar ke KPU *Golkar Berkoalisi Dengan Republikan


Februari 2010

Pasangan Pasti, SH.,MH dengan M. Yunus secara resmi mendaftarkan diri ke KPU Bengkayang sebagai bakal calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 19 Mei mendatang pada Kamis (11/2). Pasangan ini merupakan pasangan yang pertama mendaftarkan diri untuk bersaing meraih kursi kepemimpinan Bengkayang lima tahun mendatang (2010-2015).

Keduanya maju sebagai pasangan yang diusung oleh dua partai politik yang duduk di parlemen Bengkayang, yakni Partai Golkar dan Republikan. Gabungan dari kedua Partai ini secara keseluruhan memiliki 16,33 persen suara dari 30 kursi di DPRD. Golkar 13,33 persen dengan 4 orang wakilnya, yakni Pasti, Siman Siahaan, Elisabeth P. Bolly dan M.Yusuf. Sementara Republikan 3,33 persen dengan 1 orang wakilnya di DPRD, yakni Marsianus. Sesuai dengan ketentuan 15 persen suara di DPRD yang boleh mengusungkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, Koalisi ini dinyatakan KPU Bengkayang memenuhi syarat. Pasti merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Bengkayang, saat ini Ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bengkayang, sementara M.Yunus merupakan legislator yang berasal dari PAN.

Sebelum mendaftarkan diri ke KPU, bersama para pengurus kedua Partai dan simpatisan, kedua pasangan ini terlebih dahulu berkumpul di sekretariat tim kampanye di Jalan Sanggau Ledo. Keduanya didoakan terlebih dahulu yang dipimpin oleh Pdt. Erich Andreas Gulong, S.Th. Usai didoakan, baru pasangan ini diarak ke KPU oleh puluhan pengurus dan simpatisan partai Golkar. Sesampainya di KPU, pasangan ini diterima langsung oleh anggota KPU, Ir. Martinus Khiu dan Tarmizi, ST dan para staffnya. Pukul 11.45, kedua pasangan ini dinyatakan resmi mendaftarkan diri sebagai calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati. Selanjutnya, KPU meminta agar pasangan ini menyampaikan berkas pendaftaran yang diawali dengan menyebutkan identitas masing-masing. Setelah proses penyampaian berkas selesai, pasangan ini kemudian diberikan kesempatan oleh anggota KPU untuk menyampaikan maksud dan tujuan mereka maju sebagai calon pemimpin daerah ini lima tahun mendatang.

“Tujuan kami maju mendaftarkan diri sebagai calon pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang adalah guna membawa perubahan kearah yang lebih baik dari sebelumnya. Terutama dalam segi pelayanan kepada masyarakat, baik pelayanan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan rakyat serta berbagai bidang,” ungkapnya.Sesaat usai menyampaikan sambutannya dihadapan simpatisan dan anggota KPU, kemudian secara resmi mereka menyerahkan seluruh kelengkapan berkas administrasi pendaftaran kepada anggota KPU.

Elite Politik Punya Tanggungjawab Memberikan Pendidikan Politik


Februari 2010

Pada Pilpres Juli 2009 lalu, tingkat partisipasi pemilih di Bengkayang mencapai angka keberhasilan sebesar 76 persen lebih dari 149.331 jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kata Ketua KPU Bengkayang, Eddy A melalui Anggota KPU Divisi Pendidikan Pemilih, Tarmizi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/2). “Artinya masih ada sekitar 35 ribu lebih masyarakat yang masih belum menggunakan hak politiknya (Golput),” terang Mizi-sapaannya.

Menurutnya, jumlah tersebut diharapkan dapat diminimalisir pada Pilkada Bengkayang mendatang sehingga dapat tercapai keberhasilan demokrasi didaerah ini khususnya dari segi partisipasi pemilih. Berdasarkan DP4 yang diserahkan Pemda Bengkayang ke KPU sebagai bahan acuan lembaga ini menentukan DPT, KPU mendapatkan peningkatan sebanyak 27.706 pemilih dari 149.331 DPT pada Pilpres lalu. DPT Pilpres menjadi acuan bagi lembaga penyelenggara Pemilu ini sebagai DPS Pilkada.

Ditambahkannya, agar jumlah golput pada Pemilu Kada mendatang dapat menurun, ada beberapa hal yang menjadi tugas bersama yang harus dikendalikan oleh masing-masing pihak. Salah satu unsur yang memiliki tanggungjawab besar mengurangi angka Golput itu adalah elite-elite politik. Pasangan calon, pengurus Parpol merupakan pihak yang dikategorikan sebagai elite politik.

“Keberhasilan Demokrasi tidak terlepas dari peran mereka dalam memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat, minimal bagi simpatisan,” terang Tarmizi.

Oleh karena itu, Mizi mengharapkan menjelang Pilkada ini, elite politik dapat memaksimalkan peran mereka bagi pendidikan politik masyarakat.

Mizi kemudian menjelaskan, selain peran serta elite politik dalam memberikan pengetahuan dalam berpolitik bagi masyarakat, Mizi juga menyebutkan ada beberapa hal yang memiliki peran penting terhadap hal itu. Diantaranya, adanya kesadaran masyarakat itu sendiri terhadap hak dan kewajiban dan peran serta langsung lembaga penyelenggara.

Hari Kedua, Baru Lima Parpol Yang Mengambil Formulir


Februari 2010

Memasuki hari kedua hingga habis jam kerja, Selasa (9/2) masa pendaftaran bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang oleh KPU setempat, baru lima Parpol dan Gabungan Parpol yang mengambil formulir pendaftaran. Demikian kata Ketua KPU Bengkayang, Eddy A, saat ditemui dikediamannya. Adapun kelima parpol dan gabungan parpol yang telah mengambil formulir pendaftaran yakni, Partai Pekerja dan Pengusaha Indonesia (PPPI) yang diambil, Hendrikus Clement. Kemudian ada Partai Persatuan Daerah (PPD) yang diwakilkan oleh Kurnadi. PDIP yang diwakilkan Gusmanto Lingkun. Ketiganya mengambil formulir pada hari pertama. Sedangkan pada hari kedua, baru ada Partai Demokrat yang diwakilkan kepada Antonius Runse dan Koalisi Partai yang diwakilkan Petrus SA.

“Pengambilan formulir tidak harus dilakukan bakal pasangan calon, tetapi bisa diwakilkan kepada orang lain yang penting orang tersebut berasal dari partai politik,” terang Eddy kepada wartawan ini.

Dari jumlah tersebut, Eddy mengatakan masih sangat memungkinkan bagi parpol, pasangan calon maupun gabungan parpol yang akan mengambil formulir karena batas waktu yang diberikan masih lima hari lagi. Termasuk salah satu partai besar seperti Golkar, PAN, PKS maupun PKB dan yang lainnya.

“Sesuai dengan jadwalnya, hari Minggu (14/2) KPU tetap buka dan masih menerima pengembalian berkas pendaftaran karena itu merupakan batas akhir masa pendaftaran,” jelasnya.

Dinas Pendidikan Bengkayang Ujiankan 1.959 Siswa SMA/MA, SMK


Februari 2010

“Tahun Ajaran (TA) 2009/2010 ini, Dinas Pendidikan Bengkayang akan mengujiankan 1.959 siswa SMA/MA dan SMK yang telah terdaftar dalam data peserta UN,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Bengkayang, Silverius Sinoor, Selasa (9/2) diruang kerjanya. Dia menerangkan, keseluruhan jumlah tersebut berasal dari 11 SMA Negeri, 6 SMA Swasta, 2 Madrasah Aliyah dan 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Khusus untuk siswa SMK, Sinoor menyebutkan rinciannya sebanyak 379 siswa.

Pria asal Kecamatan Sanggau Ledo ini menyebutkan pada tahun ini pihaknya berharap agar seluruh siswa yang mengikuti ujian dapat berhasil (lulus), minimal mampu melewati angka 83 persen angka kelulusan dari TA 2008/2009 yang lalu.

“Try-out, les, koordinasi bersama orang tua serta intensitas belajar yang ditingkatkan merupakan beberapa strategi guna mencapai hal tersebut, yakni standar kelulusan 5,50 seperti yang ditentukan pusat,” terangnya. Sinoor yang pernah mengabdikan dirinya di Kabupaten Ketapang ini menambahkan dari jadwal yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan, jadwal UN bagi siswa SMA/MA dan SMK jatuh pada tanggal 22 dan berakhir pada 26 Maret. Sedangkan untuk ujian susulan akan diberikan juga kepada siswa yang tidak dapat mengikuti pelaksanaan UN utama, kesempatan itu diberikan pada tanggal 29 Maret hingga 5 April. “Kalau untuk UN Ulangan yang diperuntukkan bagi siswa yang tidak lulus pada UN Utama, akan diberikan kesempatan pada tanggal 10 hingga 15 Mei mendatang,” tandas Sinoor.

Musrembang Anggota DPRD Terlibat Langsung


Februari 2010

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) di 17 Kecamatan Bengkayang akan segera berakhir 18 Februari ini sejak dimulai 12 Januari yang lalu. Hingga saat ini, Musrembang telah dilakukan di 11 Kecamatan, yakni Bengkayang, Monterado, Tujuh Belas, Lumar, Capkala, Lembah Bawang, Teriak, Sungai Betung, Samalantan dan Ledo. Sementara Kecamatan Suti Semarang, Siding, Sungai Raya Kepulauan, Jagoi Babang, Sanggau Ledo dan Seluas dimulai, Rabu (10/2).

“Dari 11 kecamatan yang telah dilaksanakan, tingkat pengajuan pembangunan dari masyarakat masih terfokus pada pembangunan infrastruktur,” jelas Sekretaris Bappeda, Yan M.Si saat dihubungi, Selasa (9/2) di Bengkayang.

Musrembang 2010 ini dilakukan dalam rangka menyusun rencana kerja Pemerintah Daerah untuk tahun anggaran tahun 2011 mendatang. Berkaitan dengan Musrembang, Yan mengatakan dalam beberapa tahun terakhir ini, pihak DPRD secara aktif terlibat langsung. Keterlibatan pihak ini dikatakannya sangatlah positif karena dengan keterlibatan para wakil rakyat tersebut dapat memudahkan kinerja pemerintah, baik eksekutif maupun legislative dalam menyusun rencana pembangunan kedepannya. “Musrembang diharapkan dapat menjadi acuan bagi kedua belah pihak agar terjadi persamaan dalam menentukan rencana-rencana pembangunan dalam masyarakat,” jelasnya.

Hari Ini KPU Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah


Februari 2010

Sesuai dengan Keputusan KPU Bengkayang Nomor 21 Tahun 2009 Tentang Tahapan, Program dan Jadual Penyelenggaraan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang 2010, hari ini, Senin (8/2) lembaga penyelenggara Pilkada Bengkayang ini secara resmi membuka peluang bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Hal ini diungkapkan langsung Ketua KPU Bengkayang, Eddy A., Minggu (7/2) di Kediamannya. “Masa pendaftaran hanya diberikan jangka waktu 7 hari, mulai besok (Senin, 8/2) hingga Senin (14/2) minggu depan,” ungkapnya. Dijelaskannya, sesuai dengan Keputusan KPU itu juga, Dia mengatakan bahwa pendaftaran bisa dilakukan oleh Partai Politik maupun Gabungan Parpol pengusung pasangan calon atau Pasangan calon itu sendiri yang langsung mendaftar.