Penerimaan Siswa Baru, Orang Tua Waspadai Pungli


Tak lama lagi, siswa yang telah menamatkan pendidikannya di bangku SD, SMP akan mengecap suasana dijenjang sekolah yang lebih tinggi. Tamatan SD bergegas mencari SMP dan tamatan SMP akan mencari SMA. Agar dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tentunya para siswa harus melalui proses administrasi yang menjadi ketentuan setiap sekolah, yang ditandai dengan adanya pendaftaran.

“Mengingat Tahun Ajaran baru (2010/2011) ini tidak lama lagi segera dimulai, perlu menjadi perhatian para orang tua yang akan mendaftarkan anak mereka ke setiap sekolah agar mewaspadai kemungkinan adanya Pungutan Liar (Pungli) disekolah tujuan anak-anak mereka,” pinta Mahasiswa Fisip Untan asal Bengkayang, Subarjo, Minggu (27/6). Perlunya kewaspadaan ini karena tidak menutup kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Apalagi mengingat semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk terus menyekolahkan anak mereka.

“Bisa saja kebutuhan akan pendidikan tersebut dijadikan kesempatan untuk mengadakan biaya-biaya yang tidak seharusnya dipungut dari siswa agar bisa masuk sekolah tujuan,” terang Subarjo.

Hal senada diungkapkan Ketua Dewan Pendidikan Bengkayang, Martinus Khiu. Pria yang juga menjadi anggota KPU Bengkayang ini mengharapkan agar pada masa penerimaan siswa baru, pihak sekolah tidak membebankan siswa dengan mengadakan pungutan diluar ketentuan. “Sekarangkan pemerintah berupaya untuk menggratiskan biaya pendidikan, jangan sampai pihak sekolah semakin membebankan masyarakat,” tegas Khiu. Khiu mengatakan, apabila ada ditemukan pihak sekolah yang mengadakan pungutan diluar ketentuan dan bersifat memberatkan, sebagai lembaga pendidikan, pihaknya siap menerima aduan masyarakat dan berusaha untuk memproses hal itu hingga diperoleh keadilan bagi masyarakat.