*Per 31 Desember Dispensasi Berakhir, Bengkayang Targetkan 90 Persen Anak Miliki Akta



Masa dispensasi pembuatan akta kelahiran sejatinya berakhir pada tahun 2009 lalu, namun pemerintah kembali memberikan perpanjangan masa dispensasi tersebut hingga 31 Desember 2010. Selanjutnya, mulai 1 Januari pembuatan akta dispensasi tidak diberlakukan lagi, artinya untuk membuat akta kelahiran (dispensasi), masyarakat akan melalui proses di Pengadilan dan tidak lagi menjadi kewenangan Catatan Sipil, sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan.

Mengingat semakin dekatnya masa berakhir dispensasi tersebut, Pemda Bengkayang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mentargetkan pada tahun ini, 90 persen anak-anak telah memiliki akta kelahiran yang tentunya memerlukan kesadaran masyarakat itu sendiri untuk membuat akta. Guna mencapai target tersebut, Disdukcapil Bengkayang melakukan beberapa upaya yang dapat menggali kesadaran masyarakat serta tersentuhnya mereka dalam pelayanan pembuatan akta kelahiran.

“Sosialisasi adanya dispensasi pembuatan akta kelahiran kepada lapisan masyarakat melalui pihak kecamatan, desa serta turun langsung ke lapangan guna memberikan pelayanan pembuatan akta kepada masyarakat,” sebut Kabid Catatan Sipil, Agustinus, Rabu (23/6) diruang kerjanya.Sosialisasi ini untuk sementara telah diberikan kepada enam kecamatan, yakni Kecamatan Bengkayang, Teriak, Sungai Betung, Lumar, Ledo dan Suti Semarang. Sementara, Kamis (24/6) ini kembali digelar bagi kecamatan Monterado, Samalantan dan Lembah Bawang. Selasa (29/6) ini akan disosialisasikan di lima kecamatan yang ada didaerah perbatasan, yakni Sanggau Ledo, Tujuh Belas, Seluas, Siding dan Jagoi Babang. Dan sosialisasi terakhir, Kamis (1/7) akan dilaksanakan di Sungai Raya, Sungai Raya Kepulauan serta Capkala.

“Usai sosialisasi, mulai Juli itu juga, Disdukcapil akan turun langsung dimasyarakat dalam memberikan pelayanan pembuatan akta kelahiran,” terang Agustinus. Dengan upaya tersebut, Agustinus meyakini pihaknya akan mampu mencapai target 90 persen anak-anak di Bumi Sebalo memiliki akta kelahiran. Sementara itu, sedikit dijelaskannya, capaian pembuatan akta kelahiran pada tahun 2009 lalu, pihaknya menyebutkan telah membuat 11.926 akta lahir atau 72.5 persen dari 16.451 anak usia 0 s/d 4 tahun yang ada di Bengkayang.