*Menekan Penyebaran Penyakit DBD Puskesmas Diminta Tingkatkan Kewaspadaan



Upaya menekan dan meminimalisir penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria di berbagai daerah di Kabupaten Bengkayang, Rabu (21/10) kemarin, Wakil Bupati, Suryadman Gidot bersama Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang mengadakan rapat koordinasi dengan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bengkayang. Rapat yang digelar di ruang pertemuan Bupati Bengkayang, lantai II tersebut dapat dijadikan momentum bersama dalam mengambil langkah-langkah menanggulangi penyebaran penyakit yang disebabkan Nyamuk Aedes Aegipty di daerah ini.

“Kita menginstruksikan kepada para Kepala Puskesmas agar mampu meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap bahaya penyebaran penyakit DBD di masyarakat,” kata Suryadman Gidot usai pertemuan.

Disebutkannya, adapun langkah-langkah yang akan diambil dalam mengatasi penyebaran penyakit tersebut ialah menekankan agar pihak puskesmas selaku lembaga pemerintah yang berhadapan langsung dengan masyarakat untuk segera mengambil tindakan dalam menangani penderita DBD.

“Diharapkan agar Puskesmas dapat mengambil tindakan penangan secepatnya apabila ditemukan penderita DBD diwilayah mereka. Dan apabila penanganan tersebut tidak bisa dilakukan Puskesmas maka hendaknya Puskesmas segera merujuk penderita ke Rumah Sakit yang layak,” jelas Gidot.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bengkayang, dr. I Made Putra Negara mengatakan berdasarkan laporan dari Kepala Puskesmas tindakan yang diharapkan tersebut pada dasarnya sudah dilakukan. Namun, tetap saja penyebaran penaykit tersebut mengalami peningkatan.

Dari keterangannya, salah satu penyebab mudahnya penyebaran penyakit tersebut adalah karena masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya DBD. Termasuk masih minimnya sosialisasi yang dilakukan.

“Secara keseluruhan, sejak September hingga Oktober telah ditemui 195 penderita DBD di Bengkayang yang didominasi dari kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Bengkayang serta Sanggau Ledo,” sebut Made.

Untuk mengatasi masalah itu, dalam rapat koordinasi tersebut Made menambahkan ada beberapa tindakan yang akan diambil selanjutnya bagi mengurangi penyebarannya. Yakni, dengan melakukan fogging didaerah-daerah yang terdapat penderita DBD, selain itu untuk tahun 2010 mendatang akan dianggarkan dana bagi kegiatan sosialisasi serta pemantau dan pemberantasan jentik dirumah-rumah penduduk.

“Untuk pemantauan dan pemberantasan jentik akan dilakukan minimal dua bulan sebelum musim rawan DBD datang, yaitu sekitar bulan Juli,” tandasnya.

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s