Profil KRISANTUS, S.Sos


Krisantus (1)Nama Lengkap : KRISANTUS, S.Sos Tempat & Tanggal Lahir : Sebol, 26 Juli 1984 Jenis Kelamin @ Laki-laki Pekerjaan @ Wartawan Jabatan Organisasi @ Ketua DPC Serikat Buruh HUKATAN SBSI Kabupaten Bengkayang (2012-2016) Continue reading

Anggota DPRD Propinsi Monitoring Bantuan Covid-19 Untuk Bengkayang


HUMPRO Bengkayang, Bengkayang – Anggota DPRD Propinsi Kalbar yang dipimpin Angeline Fremalco, SH sebagai Ketua Komisi I bersama enam lima anggota lain (dari 12 anggota) memonitoring langsung bantuan Pemprop untuk penanganan Covid-19 di Bengkayang. Sementara dari pihak Pemkab Bengkayang, Plh. Bupati, Obaja, SE.,M.Si bersama beberapa Kepala/Perwakilan OPD menyambut kehadiran tersebut di Ruang Rapat Plh. Bupati, Kamis (4/6).

Dikatakan Angeline, atas bantuan yang diberikan Pemprop tersebut, pihaknya meminta Pemkab Bengkayang dapat memanfaatkannya dengan maksimal. Disamping itu, Tim Gugus Tugas Covid-19, khususnya Dinas Kesehatan diharapkan lebih proaktif melakukan pengecekan kesehatan masyarakat melalui Puskesmas-Puskesmas yang ada dan melaporkannya ke Dinkes Pemprop.

Lebih lanjut, terkait dengan kekosongan pegawai di dinas-dinas, Ia meminta Pemda Bengkayang untuk menyurati Gubernur terkait kekosongangan ini. Terkait dengan ADD, di 122 desa ada pemotongan anggaran terkait dengan penanganan Covid-19 apakah benar adanya pemotongan. Untuk persiapan pilkada, Bengkayang sudah siap dari segi anggaran.

Perlu diketahui, berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan Bengkayang, sedikitnya ada 14 jenis bantuan yang diberikan Pemprop, yakni berupa Alat Rapid Test 340 buah, Sepatu Boot 9 pasang, APD Jas Hujan 47 pasang, Masker Medis 15.500 buah, Google Glass 14 pasang, HandScoon 15 kotak, Asmad 1670 buah, Hand Sanitizer 4 Ken ukuran Ken 5 liter, Vitamin C 30 kotak, Termometer 10 buah, Masker N95 690 buah, Visel 10 buah, TTM 40 buah, Masker Robot 40 buah.

Selain Angeline, lima anggota DPRD Propinsi turut memberikan masukan kepada Pemkab Bengkayang. Berikut rangkumannya :

1. Syarif Amin Mohammad (Fraksi Nasdem): Untuk Kadis Kesehatan harus selalu buat program terkait penanganan Covid-19. Apakah ada TKA yang keluar masuk di Kabupaten Bengkayang ?

2. Ishak Ali Al Muthahar ( Fraksi Gerindra) : Bagaimana antusias masyarakat tentang penanganan Covid-19  yaitu dengan memberikan bantuan. Yg menarik buat saya adalah dengan cara mengirim beras dengan menggunakan helikopter. 504 ton beras yg sudah disalurkan. 2 Dinas ini yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial yg pro aktif sekali dalam penanganan Covid-19 ini hingga saat ini untuk sementara baru 3 orang yg mengalami kasus positif. Pro aktif masyarakat dan dinas-dinas dalam menjaga Kab. Bengkayang dari Covid-19. Tentang perlindungan anak, masalah pencabulan dan pemerkosaan anak paling banyak di Kabupaten Bengkayang.

3. Muhammad Thohir (Fraksi PKB) : Melakukan pengecekan apakah benar ada bantuan dari Prov. Dan ingin melakukan pengawasan terhadap Kab. Bengkayang. Penanganan dr 122 desa tentang bantuan ini cukup salut dengan perjuangan untuk menyalurkan bantuan tersebut. Penambahan TKA tolong di pertimbangkan dan harus sesuai dengan SOP nya. Kondisi pada saat sekarang, tahapan2 sosial sudah berjalan dengan baik. Dengan new normal ini sosialisasikan dengan masyarakat, perkembangan yang berkaitan dengan kerjasama yg baik, kendala bantuan mungkin tidak semua terpenuhi namun yg menjadi masalah besar adalah saat pembagian beras jadi miskin baru tidak terdata tetapi miskin lama yg terdata. Penurunan penularan sudah cukup signifikan, terus berjuang menangani Covid-19 ini.

4. Muhammad (Fraksi PAN): Peran perusahaan, bagaimana bantuan mereka Dangan APD? Mahasiswa yg terjebak di luar Kalbar : ada mahasiswa di Jogja, yg tidak tgl di Asrama tidak dapat di bantuan. Warga yang kerja di luar tidak dapat bantuan sehingga orangtua terpaksa mencari pinjaman tuk memberikan uang kepada anaknya.

Menanggapi masukan dan informasi tersebut, Plh. Bupati menyampaikan bahwa dari sisi administrasi, besok Pemkab Bengkayang akan melaporkan keuangan ke Provinsi. Sedangkan anggaran untuk Pilkada sudah siap. Administrasi Pemda, SK yang untuk menugaskan Pegawai Negeri Kita sudah di serah ke KPU. Berkaitan dengan dukungan masalah Covid-19 ini, yang membuat kalut adalah kondisi di pasar terkait dengan orang-orang yang belanja. Untuk mahasiswa ada 2 jalur, ada jalur bantuan Pemda dan jalur mandiri. Untuk jalur mandiri tinggal di data dr orangtuanya. Bantuan oleh pihak perusahaan, ada perusahaan daerah, negara dan swasta ada bantuan materiil dan bantuan berupa uang. Data-data yg diminta Provinsi sudah kami serahkan terkait bantuan sosial ini.

Kadis Sosial : Berdasarkan data DTKS per Oktober 2019 : penerimaan bantuan.Adapun kendala yg dihadapi adalah : Kondisi geografis di Desa Sungkung I, II, III penyaluran menggunakan Helicopter. Terkait Kondisi pembiayaan anggaran: penyaluran bulan April pembiayaan bulan Juni 2020. Beras Bulog tiba tanggal 13 April 2020. Terkait dengan masalah perlindungan anak : ada sekitar 40 orang gila yang siap di pulang kan dan karna masalahnya di anggaran yang belum cair, jadi belum dipulangkan. Untuk tahun ini saja ada 12 kasus yang di tangani yaitu masalah pencabulan dan pemerkosaan. Selama pandemi ini ada 2 kasus yaitu : guru mencabuli muridnya dan anak SMP menghamili adiknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar.

Kadis Perbatasan : Kab. Bengkayang memiliki 2 perbatasan wilayah Jagoi Babang dan Siding. Data warga kita yg pulang dr Malaysia melalui PLBN Aruk, Entikong dan Jagoi Babang selalu dilakukan pemeriksaan dan selalu di pantau trus. Ini lah langkah cara pencegahan yang di lakukan dan untuk sementara data yang di dapat ada sekitar 466 orang warga kita yg pulang dari Malaysia melalui jalur Perbatasan Jagoi Babang=113 orang, Perbatasan Aruk=276 orang, dan Perbatasan Entikong=79 orang.

Kadis Kesehatan : Ada 14 jenis bantuan dr Provinsi yg diterima : Rapid Test 340 buah, Sepatu Boot 9 pasang, APD Jas Hujan 47 pasang, Masker Medis 15.500 buah, Google Glass 14 pasang, HandScoon 15 kotak, Asmad 1670 buah, Hand Sanitizer 4 Ken ukuran Ken 5 liter, Vitamin C 30 kotak, Termometer 10 buah, Masker N95 690 buah, Visel 10 buah, TTM 40 buah, Masker Robot 40 buah. Berkaitan dg perkembangan, untuk saat ini sudah ada 3 kasus yg positif. Yg menjadi kendala kami di sini adalah hasil SWAPnya belum keluar seperti kasus Pak Asonius, sambil menunggu hasil SWAPnya keluar untuk sementara isolasi mandiri di rumah dgn ijin dri RS. Abdul Azis. Untuk klaster ke 3 ini, terkena ke tenaga medis di Kab. Bengkayang dan sekarang sedang di isolasi di RS. Abdul Azis.

Kadis UKM : Untuk Tenaga Asing ada 8 orang di PLTU di Bengkayang, untuk PLTU Kalbar 1 ada 55 orang dan akan mendatangkan tenaga asing baru untuk penambahan karyawan. Untuk sementara TKA baru belum bisa masuk terkait dengan kebijakan Covid-19 ini. (Yuka/Ruli/Humprofasin).

Bantuan PT. Sampoerna di Desa Songga


Total Bantuan Perusahaan :

  1. 80 Sak Beras
  2. 160 Liter Minyak Goreng
  3. 20 Dus Mie Instan.

Dipaketkan menjadi :

  1. Setengah (1/2) Kg Beras
  2. Dua (2) Ons Migor
  3. Satu (1) Bungkus Mie Instan

Tujuan : Per 1 Kepala Keluarga (KK).

Mundus_Talino menyarankan agar bantuan sebaiknya dipercayakan kepada masing-masing Kepala Dusun untuk dibagikan kepada warga. Setelah baca di medsos, Mundus Talino harus minta maaf, saya jadi BINGUNG.

(Akumulasi : jika 1 KK menerima 1 bungkus mie instan, dan dalam 1 dus Mie isinya 40 bungkus berarti dapat disimpulkan 800 KK menerima bantuan ini).

Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Ketua DRPD Bengkayang, Fransiskus, M.Pd sesaat sebelum mengikuti upacara memperingati HUT Pemprop Kalbar yang ke-63 tahun 2020 di Halaman Kantor Bupati Bengkayang. Pria asal Desa Sahan, Kecamatan Seluas ini selain memimpin lembaga legislatif, juga menahkodai DPC Partai Gerindra serta pernah memimpin Asosiasi Kabupaten PSSI Bengkayang. (*)

Fransiskus, M.Pd

Bukit Bersejarah Bagi Pewaris Bangkule Rajakng


Ditulis oleh : YOHANES S. LAON

4 Bukit terpenting yang sangat bersejarah pada pertumbuhan dan peradaban kaum pada masanya, khususnya bagi pewaris Bangkule Rajakng di Kalbar:
1. Bukit Bawakng
2. Bukit Panokng/Jamur
3. Bukit Tiong Kandang
4. Bukit Talaga

Pada 4 bukit inilah, abad ke-IX M telah ada pusat pemukiman penduduk awal (first nations) yg menurut ilmu sejarah disebut Ras Weddoide, sebuah ras manusia yg sudah punah karena berasimilasi dgn kelompok suku Bunun, Ras Austronesia (imigran dari Kepulauan Formosa/Taiwan) yg membawa budaya kayau/berburu kepala (head hunting), dan berbagai peralatan dari besi….ciri Ras Weddoide yg masih tampak hari ini pada orang-orang di 4 bukit ini adalah:
1. Menggunakan sunggi’ (pelapis gigi dri emas)
2. Makan sirih
3. Makan Jaruk (daging yg difermentasi/dibusukan)
4. Pondok di hutan (Bagan/Dango)
5. Bahasa…bahasa Bakati’, induk dri berbagai bahasa sprti bangahe, bajare, badamea, banyadu, baaye’, baope, dll

Serah Terima Pasukan KoopsDAM/XII TPR


Oleh : Krisantus Roy

UTUSAN RAKYAT, Pontianak – Plt. Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos, Sabtu (7/12) mengikuti acara serah terima Pasukan Komando Operasi Daerah Militer XII Tanjungpura (Koopsdam/XII Tpr) di Markas Kodam Pontianak. Tak hanya Plt. Bupati Bengkayang, pemimpin daerah lain di Kalbar juga turut menghadiri kegiatan tersebut.

Seperti diketahui, serah terima pasukan ini dilakukan setelah beberapa waktu yang lalu terjadi peralihan Pangdam XII Tanjungpura dari Mayjen TNI Herman Asaribab kepada Mayjen Muhammad Nur Rahmad.

Acara serah terima itu diawali dengan upacara yang menghadirkan pasukan-pasukan dibawah Kodam Tanjungpura. Selanjutnya acara ramah tamah yang turut dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji. (*)

Plt. Bupati Saksikan Penyerahan Alkes dari KPJ Hospital Kepada RSUB Serukam


Plt. Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos sedang berbincang dengan Konjen KJRI Kuching, Yonny Triprayitno

Oleh : Krisantus Roy

UTUSAN RAKYAT, Serukam – Pelaksana Tugas Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos, Kamis (5/12) menerima kedatangan Konsulat Jendral KJRI Kuching, Yonny Triprayitno bersama rombongan diruang kerjanya. Total ada 15 yang ikut rombongan, terdiri dari 7 orang KJRI, 6 orang dari KPJ Hospital, Kuching, Malaysia serta dua orang perwakilan Kemenlu RI.

Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka menyerahkan alat kesehatan berupa dua unit incubator kepada piham RSU Bethesda Serukam. Dimana, Alkes itu berasal dari KPJ Hospital, sebuah Rumah Sakit Spesialialis di Kuching, Malaysia.

“Bantuan ini merupakan sebuah bentuk pengabdian kami bagi masyarakat (bhakti sosial) yang mana tidak hanya dilakukan didalam negeri, tetapi juga mencakup keluar (negeri),” ungkap General Maneger KPJ Hospital, Encik Nurhazimah Mahat.

Lebih lanjut, Nurhazimah menyebutkan pihaknya perlunya menjalin kerjasama dengan RSU Bethesda Serukam maupun RS yang ada di Indonesia guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, apalagi sebagian besar pasien di RS tempatnya berasal dari Indonesia.

“Kurang lebih 30% pasien kami merupakan warga Indonesia,” sebutnya.

Menerima bantuan Alkes, Direktur RSUB Serukam, Christian, mengaku berterimakasih atas bantuan tersebut. Dikatakan bahwa pihaknya telah menunggu hingga dua tahun lebih sejak pengajuan baru bisa mendapatkan alat yang itu dari KPJ Hospital.

Alkes berupa dua unit incubator yang diterima RSUB Serukam

“Kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang selama ini terus mendukung keberadaan RSUB Serukam, termasuk Pemda Bengkayang,” ujarnya.

Melalui dua unit incubator yang telah diterima pihaknya, Christian berharap agar alat tersebut dapat digunakan semaksimal mungkin dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, bernada yang sama, Plt. Bupati Bengkayang, mengapresiasikan bantuan yang diberikan pihak KPJ Hospital. Dan berharap kedepan, bantuan serupa dapat diterima oleh RS lainnya yang ada di Bengkayang.

“Kita bersyukur, dengan adanya alat ini Saya harap dapat digunakan dengan baik sesuai mekanisme penggunaan alat dan mampu melayani masyarakat dengan maksimal,” pintanya. (*)

Untuk video kegiatan silahkan klik link ini : https://m.youtube.com/channel/UCwmqPpt8IjNGzh3TzNvSxrQ

Plt. Bupati Buka Turnamen Bola Voli Dalam Rangka HUT DWP Ke-20


Oleh : Krisantus Roy

UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Plt. Bupati Bengkayang, Agustinus Naon, S.Sos membuka kompetisi bola voli memperebutkan Piala Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan menyaksikan langsung pertandingan perdana antara Tim Pengurus DWP versus DWP DPRD di Lapangan Voli Kantor Camat Bengkayang, Jumat (1/11/2019).

Kompetisi bola voli ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT ke-20 DWP Bengkayang. Sesaat sebelum pertandingan, anggota dan pengurus DWP melakukan senam ditempat yang sama.

Berdasarkan laporan panitia HUT, kompetisi ini diikuti oleh 15 Tim dari masing-masing instansi dengan memperebutkan Piala Bergilir Ketua DWP dan Piala tetap mulai 1 Nopember dan berakhir 12 Nopember 2019. Dan bertujuan untuk mempererat tali silahturahmi antar anggota DWP. Saling mengenal dan menerapkan pola hidup sehat anggota. (*)

Bimtek Pemantapan dan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan


UTUSAN RAKYAT, Bengkayang – Sebagai ujung tombak dan perpanjangan tangan Bupati, Pemerintah Kecamatan memainkan peran besar dalam mensukseskan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan hingga ditingkat desa. Inilah yang menjadi dasar dalam pelaksanaan Bimtek Pemantapan dan Peningkatan Kinerja Aparatur Kecamatan oleh Pemkab melalui Bagian Pemerintahan Setdakab Bengkayang, Rabu (6/11/2019) di Aula II Lantai V Kantor Bupati Bengkayang.

Kabag Pemerintahan, Yohanes Atet, M.Si selaku Ketua Pelaksana kegiatan menyebutkan sedikitnya ada tiga (4) agenda yang dibahas dalam Bimtek tersebut. Yakni, pertama, peran PTSP dalam implementasi Online Single Submission (OSS) ditingkat kecamatan dengan narasumber Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Kedua, penyelenggaraan administrasi kependududukan di Kecamatan (Disdukcapil). Ketiga, persiapan kecamatan menyambut sensus penduduk 2020 mendatang (BPS). Keempat, peran kecamatan dalam mensukseskan penyelenggaraan Pilkades serentak (DPMPDPDT).

Sementara itu, untuk memperoleh kinerja yang maksimal dan bersih, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkayang, Obaja, SE.,M.Si mengatakan bahwa aparatur harus terus menerus mampu meningkatkan kualitas pelayanan. Ada tiga hal.pokok yang mesti ditanam dalam benak aparatur guna menghasilkan penyelenggaraan pemerintahan yang dimaksud tersebut, yakni menumbuhkan nasionalisme yang tinggi, karakteristik yang bagus, mampu menganalisis serta mampu memanejemen organisasi.

“Jika hal yang sudah disebutkan tadi dapat kita tanam dalam diri kita (aparatur) maka pelayanan publik akan berjalan dengan baik,” jelas Obaja.

Oleh : Krisantus Roy

KODE POS 17 KECAMATAN DI KABUPATEN BENGKAYANG


Berikut Disampaikan Kode Pos 17 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkayang :

Subscribe channel youtube Krisantus Roy

1. Kec. Jagoi Babang (kode pos 79286)
2. Kec. Siding, (79286)
3. Kec. Seluas, (79285)
4. Kec. Sanggau Ledo, (79284)
5. Kec. Tujuh Belas, (79251)
6. Kec. Ledo, (79283)
7. Kec. Lumar, (79283)
8. Kec. Bengkayang, (79211, 79212, 79213
9. Kec. Suti Semarang, (79283)
10. Kec. Sungai Betung, (79211)
11. Kec. Lembah Bawang (79281)
12. Kec. Teriak (kode pos 79214)
13. Kec. Monterado (79181)
14. Kec. Samalantan (79281)
15. Kec. Capkala (79271)
16. Kec. Sungai Raya (79271) dan
17. Kec. Sungai Raya Kepulauan (79271)

Bupati Bengkayang Tinjau SDN 17 Sidai Yang Terbakar


UTUSAN RAKYAT, Ledo – Bangunan Sekolah Dasar 17 Sidai, Kecamatan Ledo ludes terbakar. Tak satupun barang yang tersisa, aset dan data sekolah lenyap menjadi puing dan abu. Para siswa kehilangan tempat belajar dan terpaksa harus menggunakan Balai Pertemuan milik Desa.

Atas kondisi tersebut, Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, M.Pd mendatangi lokasi SDN 17 Sidai, Kecamatan Ledo yang ludes terbakar untuk melihat langsung kondisi gedung sekolah tersebut, Jumat (23/8/2019).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kepsek, kebakaran disebabkan oleh rembetan api dari pembakaran lahan pertanian yang dilakukan oleh warga setempat pada hari Rabu (21/8) sore. Adapun jarak antara lahan pertanian dengan gedung sekolah cukup berdekatan, kurang lebih 50 meter sehingga berisiko tinggi terjadi rembetan ditambah lagi pada saat pembakaran tidak ada tindakan pengamanan khusus.

“Akibat kebakaran ini, semua dokumen dan sarana/prasarana mengajar ludes terbakar,” sebut Anton. Selanjutnya, agar aktivitas belajar mengajar bagi 17 siswa (9 kelas I, 3 kelas 2, 5 kelas 3) tetap berlangsung, pihak sekolah saat ini memanfaatkan Gedung Serbaguna milik desa.

Terkait kebakaran itu, Bupati meminta Kepsek segera membuat laporan barang dan aset apa saja apa yang diperlukan agar dapat dipenuhi guna menunjang kelancaran belajar mengajar.

“Jangan lupa untuk meminta kejelasan aset dari tanah (sekolah) tersebut agar tidak ada tumpang tindih ketika pembangunannya lagi,” tegas Bupati.

Terakhir, pada kesempatan tersebut Bupati menghimbau agar masyarakat tidak membakar lahan secara sembarangan yang mana dapat menimbulkan kerugian bagi kita dan orang lain.

Kedatangan Bupati di SDN 17 Sidai turut didampingi Camat Ledo, Sekcam, Anggota Polsek Ledo, Kabid Pendidikan Sekolah Dasar, Kepala UPT dan Kepala Desa Sidai.

 

Sumber : Humpro Bengkayang